Siantar, Hetanews.com - Setelah viralnya, kasus anak Serda Lili Muhammad Yusuf Ginting yang masih aktif bertugas di Rindam I/BB bernama Teguh Syahputra Ginting yang harus kehilangan salah satu lengannya, memohon keadilan atas peristiwa yang terjadi di PT Agung Beton Persada Hutama pada 15 April 2020 lalu.

Pihak kepolisian Polres Siantar telah menetapkan 2 orang tersangka. Bahkan berkas telah dikirim ke Kejari Pematangsiantar dan telah ditetapkan tim jaksa yang akan menangani kasus tersebut.

Kajari Siantar melalui Kasi Pidum M Chadafi yang dikonfirmasi wartawan Selasa (12/1/2021) di kantornya membenarkan telah memeriksa berkas tersebut. Bahkan tim jaksa telah melakukan P-19, karena masih banyak petunjuk jaksa yang harus dipenuhi penyidik dalam kasus tersebut.

Baca juga: Kecelakaan Kerja PT.Agung Beton, Kasatreskrim: Tunggu Arahan Jaksa

"Kami melakukan P-19, sebagai petunjuk jaksa untuk memenuhi beberapa materi yang harus dipenuhi penyidik untuk menindaklanjuti kasus tersebut sebelum disidangkan. Artinya, masih memungkinkan akan ada tersangka lain dalam kasus tersebut," jelas Chadafi.

Namun, pihak Kejaksaan tidak menyebutkan siapa yang akan jadi tersangka tambahan dalam kasus tersebut. Pihaknya mengaku sangat berhati-hati dalam menindaklanjuti kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.

Kepada 2 tersangka saat ini dijerat dengan pasal 360 KUH Pidana tentang kelalaian yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Baca juga: Viral Video Anggota TNI Menangis Minta Keadilan Di Polres Siantar