Jakarta, hetanews.com - Mantan Sekum FPI Munarman mengaku rekening pribadinya diblokir oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Hal itu juga dialami 59 rekening milik Front Pembela Islam (FPI).

Munarman mengatakan, rekening tersebut menampung biaya pengobatan ibunya yang sedang sakit. Ia menuding pihak yang memblokir menzalimi dirinya.

“Rekening atas nama saya saja yang digunakan untuk menampung biaya pengobatan ibu saya yang sedang terbaring sakit, patungan saudara-saudara saya, diblokir juga," kata Munarman lewat keterangannya, Selasa (12/1).

“Rekening saya diblokir juga oleh rezim zalim, bengis dan tidak berprikemanusiaan ini," sambung Munarman.

Munarman mengaku jadi sulit untuk mengobati ibunya yang merupakan pensiunan dosen. Saat ini, ibu dari Munarman hanya bisa terbaring dan butuh pengobatan medis.

“Ini ibu saya yang sedang sakit, sudah dua tahun beliau hanya terbaring. Rekening itu untuk biaya pengobatan Ibu saya, untuk membeli obat dan keperluan ibu saya," ujarnya Munarman.

Namun, Munarman tak mau menyebutkan sakit apa yang tengah diidap ibunya 2 tahun belakangan ini. Juga tak menyebut berapa dana yang ada di rekening yang diblokir PPATK.

Sebelumnya, Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sejauh ini sudah membekukan sekitar 59 rekening FPI beserta afiliasinya.

Belakangan, PPATK menambah rekening yang dibekukan terkait FPI. Total menjadi 87 rekening yang diblokir PPATK.

sumber: kumparan,com