Jakarta, hetanews.com - Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo ikut memantau langsung kedatangan 15 juta dosis bulk (curah) vaksin corona Sinovac bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Bandara Soekarno-Hatta.

Doni mengungkapkan rasa syukurnya atas kedatangan bulk vaksin Sinovac ini untuk mempercepat rencana vaksinasi di Indonesia.

"Tentunya kita harus bersyukur karena untuk tahap yang ketiga ini, pemerintah telah mendatangkan vaksin untuk menambah jumlah vaksin yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat," jelas Doni di Bandara Soetta, Cengkareng, Selasa (12/1).

Meski begitu, Kepala BNPB ini mengingatkan masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan meski vaksin corona sudah hadir di Indonesia.

Ia kemudian menyinggung situasi pandemi COVID-19 di Indonesia yang cukup mengkhawatirkan, yakni tingginya penambahan kasus positif dan kasus aktif, dalam waktu 2,5 bulan saja.

Doni Monardo: Vaksin Corona Datang, 3M Tetap Jalan karena Kasus Aktif Naik 122% (1)
Doni Monardo memantau kedatangan vaksin corona tahap III di Bandara Soetta, Rabu (12/1). Foto: Youtube/@Sekretariat Presiden

"Yang mana awal minggu kedua November, kasus aktif kita terendah 12,12 persen, dengan angka akumulasi sebesar 54 ribu orang," jelas Doni.

"Tetapi hari ini, atau kemarin, tercatat kasus aktif mencapai 123 ribu orang. Artinya, telah terjadi peningkatan lebih dari 2 kali lipat, tepatnya 122 persen," lanjutnya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus berusaha meningkatkan ketersediaan kapasitas tempat tidur ICU maupun isolasi. Namun, yang terpenting saat ini adalah pemerintah dan masyarakat bersama-sama dapat memutus rantai penularan COVID-19, dan bisa segera keluar dari masa pandemi.

"Diharapkan seluruh daerah mempersiapkan diri lebih baik, termasuk siapkan posko-posko di tingkat provinsi, kabupaten kota, sampai desa kelurahan. Untuk bisa mengetahui perkembangan yang terjadi di seluruh daerah dan melakukan langkah pencegahan," tutup Doni.

Doni Monardo: Vaksin Corona Datang, 3M Tetap Jalan karena Kasus Aktif Naik 122% (2)
Pesawat Garuda yang membawa 15 juta dosis bulk vaksin Sinovac tiba di Bandara Soetta, Rabu (12/1). Foto: Youtube/@Sekretariat Presiden

Sebanyak 15 juta dosis bulk vaksin Sinovac tiba di Bandara Soetta sekitar pukul 12.00 dengan pesawat Garuda Indonesia. Ini merupakan pengiriman tahap tiga, setelah sebelumnya vaksin dalam siap pakai dikirim bertahap masing-masing 1,2 juta dosis dan 1,8 juta dosis.

Selanjutnya, bulk ini akan dibawa ke kantor pusat PT Bio Farma di Bandung untuk dipersiapkan proses produksinya.

Vaksin Sinovac juga telah mendapatkan izin edar darurat dari BPOM dan fatwa halal Majelis Ulama Indonesia. Vaksinasi rencananya dimulai 13 Januari, dan disuntikkan perdana ke Presiden Jokowi.

sumber: kumparan.com