Siantar, Hetanews.com - Pelaku penganiayaan Ferdy Virgiawan (21) divonis 20 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pematangsiantar pimpinan  Nasfi Firdaus SH MH. Vonis yang dibacakan dalam persidangan online Senin (11/1/2021) lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Sebelumnya, terdakwa Ferdy dituntut 2 tahun 6 bulan oleh jaksa Anna Lusiana SH. Terdakwa dinyatakan telah terbukti bersalah melanggar pasal 353 (1) KUH Pidana Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana. Ferdy terbukti melakukan penganiayaan terhadap saksi korban Buchari Dwi Putra Saragi dan Rizky Eka Putra Saragi.

Korban luka sesuai visum  No. 8526/VI/UPM/ VIII/2020 tanggal 10 Agustus 2020 dengan kesimpulan: Luka jahitan, lecet pada korban disebabkan oleh kekerasan benda tumpul dan Visum et Repertum an. pasien Rizki Eka Putra Saragi No. 8525/VI/UPM/ VIII/2020 tanggal 10 Agustus 2020.

Penganiayaan itu dilakukan pada Sabtu, 8 Agustus 2020, sekitar pukul 23.15 wib di depan GOR di Jl. Merdeka, Kel. Pardomuan, Kec. Siantar Timur, Kota Siantar. Awalnya adik terdakwa dan juga adik saksi korban yang berkelahi.

Korban Buchadie-lah yang lebih dulu memukul terdakwa, sehingga demi menyelamatkan diri terdakwa pun membalasnya. Sehingga datang Dio, Ilyas dan turut dalam perkelahian tersebut. Namun berhasil dilerai warga.

Menurut pengacara Efi Risa Junita Harahap yang mendampingi terdakwa dalam persidangan, jika perbuatan terdakwa merupakan upaya dalam pembelaan diri. Untuk itu memohon kepada hakim agar menjatuhkan vonis yang memenuhi rasa keadilan.

"Perbuatan terdakwa merupakan upaya pembelaan diri," sebut Efi dalam pledoinya (nota pembelaan).