Jakarta, hetanews.com - Jakarta kembali menerapkan PSBB ketat sejak Senin, 11 Januari kemarin, hingga 25 Januari 2021. Namun, dalam pembatasan kali ini, Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) tetap mengizinkan digelarnya sejumlah kegiatan, salah satunya resepsi pernikahan.

Izin resepsi pernikahan ini tertuang dalam SK Disparekraf Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kapasitas dan Jam Operasional pada Sektor Pariwisata dalam Rangka Pelaksanaan PSBB.

Resepsi pernikahan boleh digelar di hotel dan gedung pertemuan dengan maksimal kapasitas 25 persen. Untuk acara resepsi hanya boleh digelar pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB.

"Resepsi pernikahan di hotel dan gedung pertemuan yang sudah memiliki izin penyelenggaraan. Maksimal kapasitas 25%," ujar Plt Kepala Disparekraf DKI Gumilar Ekalaya melalui SK yang ditandatanganinya, dikutip pada Selasa (12/1).

PSBB DKI: Resepsi Pernikahan Boleh Digelar di Hotel dan Gedung, Kapasitas 25% (1)
Tamu undangan mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin dalam simulasi pernikahan di era normal baru di Jakarta, Kamis (9/7).

Sementara untuk akad nikah dan pemberkatan di hotel atau gedung pertemuan turut dibatasi, dengan maksimal tamu yang datang hanya 30 orang.

Waktu yang diizinkan untuk menggelar acara akad nikah dan pemberkatan juga lebih pendek, yakni pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Selain acara pernikahan, Disparekraf turut mengizinkan hotel untuk seminar, pertemuan, dan workshop dengan kapasitas 25 persen. Untuk jam operasional dibatasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Disparekraf juga mengizinkan salon dan barber shop untuk buka selama PSBB ketat dengan kapasitas 25 persen, dan jam operasional pukul 09.00 WIB hingga 19.00 WIB.

PSBB DKI: Resepsi Pernikahan Boleh Digelar di Hotel dan Gedung, Kapasitas 25% (2)
Pemberlakuan dan pembatasan aktivitas luar rumah pada waktu PSBB DKI Jakarta. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
PSBB DKI: Resepsi Pernikahan Boleh Digelar di Hotel dan Gedung, Kapasitas 25% (3)
Pemberlakuan dan pembatasan aktivitas luar rumah pada waktu PSBB DKI Jakarta. Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

sumber: kumparan.com