Simalungun, hetanews.com - Vaksin Covid-19 sampai saat ini belum tiba di Kabupaten Simalungun. Meski demikian persiapan untuk itu sudah direncanakan mulai dari anggaran hingga penerima vaksin.

Humas Satgas Covid 19 Kabupaten Simalungun Akmal Siregar mengatakan Vaksin Sinovac sudah dikirim dari Jakarta ke Provinsi Sumut. Namun demikian Vaksin masih terhenti disana.

Sementara pihaknya sudah mengirimkan jumlah kebutuhan Vaksin dan jadwal pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Simalungun.

"Masih di provinsi, belum ada sampai ke Simalungun, untuk jadwal dan jumlah di kirim ke Simalungun masih belum tahu," kata Akmal dihubungi Hetanews via telepon, Senin (11/1/2021).

Masih kata Akmal, pihaknyapun akan menyiapkan  tim untuk persiapan vaksinasi seraya menunggu kepastian kedatangan vaksin tersebut.

"Kita akan bentuk tim di Simalungun sambil menunggu pendataan dan menunggu kapan akan dilaksanakan," pungkasnya.

Senada dengan Akmal, Kepala Bidang Pembrantasan Penyakit Menular Dr Henni Pane mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari Pemerintah Sumut terkait kapan vaksin tersebut akan dikirimkan.

“Kita belum tahu, kita masih menunggu informasi dari Pemprovsu,” ujar Dr Henni, seperti yang diwawancarai Mistar.id

Saat ini pihaknya telah mempersiapkan wadah untuk mengantisipasi bila secara tiba tiba Vaksin dikirimkan.

Dilain sisi, Dinkes Simalungun  telah mengalokasikan sekitar Rp12 Miliar anggaran untuk mobilisasi, bajk  pendistribusian vaksin di Simalungun.

Selain itu, vaksinasi pertama kali direncanakan kepada para tenaga medis aktif yang berjumlah sebanyak 1.500 orang.

“Tahap pertama itu para tenaga medis, itupun tidak semuanya. Kita belum tahu angka pastinya, dan setelah tenaga medis, kemudian vaksin akan diberikan kepada masyarakat,” ucap Lidya Saragih saat rapat besama Komisi IV, Selasa 5 Januari 2021.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Timbul Jaya Sibarani mengakui Dinas Kesehatan telah mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp12 Miliar.

“Mereka mengusulkan Rp12 miliar, dan itu untuk mendukung mobilisasi vaksinasi Covid-19 di daerah kita, dan itu sudah disetujui,” kata Timbul seperti yang diberitakan oleh Mistar.