Simalungun, Hetanews.com - Kejaksaan Negeri Simalungun melalui Kasi Pidum Irvan Maulana mengeksekusi terpidana Kades Huta III Desa Kampung Lalang Kecamatan Ujung Padang Fachruzani alias Ujen (54), Jumat (7/1/2021). 

Setelah melakukan koordinasi bersama tim Intel Kejari pimpinan Ratno TH Pasaribu, terpidana menyerahkan diri dan  mendatangi kantor Kejari Simalungun di jalan Asahan sekitar Jumat pukul 15.45 wib.

Kasi Pidum Irvan Maulana menjelaskan, oknum Kades Kampung Lalang harus menjalani pidana penjara selama 9 bulan sesuai putusan hakim Pengadilan Negeri Simalungun yang dikuatkan oleh putusan PT Medan di tingkat banding.

Masih kata Irvan, dalam perkara tersebut tidak dilakukan upaya kasasi karena ancaman hukumannya dibawah satu tahun. Terpidana Ujen dinyatakan bersalah melanggar pasal 284 (1) huruf a KUH Pidana.

"Seorang pria yang telah kawin yang melakukan Gendak (overspel). Fachruzani melakukan persetubuhan dengan salah satu warganya berinisial SW (34) yang masih berstatus istri orang yang juga dihukum 1 bulan 15 hari,” jelas Irvan kepada Hetanews di kantornya.

Baca juga: Harga Kedelai Meroket Pengusaha Perkecil Ukuran Tahu

Perbuatan Ujen dan SW dipergoki warga, sehingga warga merasa geram dengan ulah Kades yang baru satu tahun menjabat sebagai pimpinan di desa mereka. 

Sementara suami SW berinisial Ed membuat laporan pengaduan ke Polsek Bosar Maligas. Edi bersama adiknya Suheri yang juga  memergoki SW dan Ujen mesum di rumah SW, pada Rabu, 13 November 2019 sekira pukul 23.00 wib

"Putusan banding No. 1086/Pid /2020/PT MDN menguatkan putusan pengadilan negeri Simalungun," kata rvan menerangkan. 

Sebelum dijebloskan ke Lapas Klas IIA Siantar, terpidana di Rapid oleh petugas medis Lapas. Hal ini sesuai dengan prosedur covid-19 guna pencegahan penyebaran virus Corona di Lapas.

Baca juga: Alasan Sakit Oknum Kades Terpidana Akan Dieksekusi