Langkat, Hetanews.com- Untuk kesekian kalinya, harimau Sumatera kembali meneror warga Bahorok, Kabupaten Langkat. Kali ini, raja hutan tersebut menerkam satu ekor sapi pada Jumat (8/1).

Diketahui, hewan ternak tersebut milik Ngulihi Sinuraya (52) warga Desa Simpang Pulo Rambung, Kecamatan Bahorok.

Informasi yang diperoleh, peristiwa ini diketahui ketika Franciscus Mendes berangkat dari rumahnya di Dusun Selayang untuk melihat lembu yang diikatkan di areal kebun kelapa sawit.

Setibanya di tempat, dilihatnya sapi tersebut sudah mati dengan berlumuran darah serta dileher sapi tampak bekas gigitan harimau serta bagian belakang telah terkoyak dimakan harimau.

Bahkan, anak sapi yang berada di dalam kandungan habis dimakan oleh hewan buas tersebut.

Selanjutnya, Franciscus Mendes melaporkan kejadian itu kepada Kadus Ndapet Mulih Sembiring dan melaporkan pada Kades Ngemat Ginting.

Sebelum kejadian, pihak Dinas Kehutanan Balai Besar TNGL Bukit Lawang telah merencanakan akan melakukan penangkapan dengan sistem memasang perangkap harimau.

Namun, perangkap tersebut diinformasikan masih dalam perjalanan. Sementara, harimau sudah terlebih dahulu kembali memangsa ternak warga.

Diketahui, sejak Desember 2020 dan Januari 2021, tercata di Dusun Selayang, Desa Lau Damak, Bahorok, telah terjadi 3 kali kasus harimau memangsa lembu warga, yakni pada 25 Desember 2020, 6 Januari 2021 dan 8 Januari 2021.

Kapolsek Bahorok AKP P Hutagaol, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa ini.

"Ya, ada kejadian lagi. Saat ini pihak terkait masih menunggu perangkap harimau turun. Kabarnya sore atau besok pagi. Posisi harimau diperkirakan masih berada di sekitar lokasi dan akan ditangkap menggunakan perangkap. Jumlah harimau sejauh ini diperkirakan hanya satu ekor. Kalau secara analisis, tingginya serangan harimau karena habitatnya sudah rusak," pungkasnya. (sat)