Siantar, Hetanews.com - Facebook mengatakan pihaknya menarik video yang diposting di jejaring sosial oleh Presiden AS Donald Trump karena memicu kekerasan oleh pendukung yang menyerbu gedung Capitol pada hari Rabu (6/1/2021)

"Ini adalah situasi darurat dan kami mengambil tindakan darurat yang sesuai, termasuk menghapus video Presiden Trump," kata wakil presiden integritas Facebook Guy Rosen dalam sebuah tweet.

"Kami menghapusnya karena kami yakin hal itu berkontribusi pada alih-alih mengurangi risiko kekerasan yang sedang berlangsung."

YouTube juga telah menghapus video Trump yang tampaknya berkontribusi pada kekerasan massa dengan menantang hasil pemilihan presiden baru-baru ini, yang kalah, menurut laporan media.

SUMBER:
IPS Research