Medan, hetanews.com - Selama setahun menjalankan operasi pemberantasan narkoba, Polda Sumut berhasil menyita barang bukti sabu-sabu dengan total berat sebanyak 850 kilogram dan menembak mati 31 orang bandar narkoba di kabupaten/kota di Sumut.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, lebih dari 200 orang dengan perincian sebagai bandar, pengedar maupun kurir narkoba yang sudah ditangkap polisi. Selain menyita sabu-sabu, petugas juga mengamankan ratusan kilogram ganja.

"Dengan pengungkapan kasus narkoba ini, saya mengingatkan seluruh anggota supaya jangan mencoba-coba bermain dalam sindikat peredaran narkoba. Saya perintahkan kepada petugas untuk menembak mati oknum terlibat dalam peredaran narkoba," ujar Sormin, Rabu (30/12/2020).

Mantan Kapolda Papua ini mengungkapkan, Sumut merupakan sentra terbesar dalam peredaran narkoba. Daerah ini menjadi kawasan yang paling strategis dalam penyelundupan dan peredaran narkoba karena letak kondisi geografisnya.

"Mafia narkoba memanfaatkan pelabuhan-pelabuhan tikus di beberapa kawasan di daerah ini, untuk menyelundupkan narkoba. Peredaran narkoba di daerah ini banyak melibatkan jaringan internasional, sehingga wajib diberantas," katanya.

Menurutnya, dukungan masyarakat maupun seluruh elemen masyarakat, sangat dibutuhkan dalam memberantas habis peredaran narkoba di Sumut. Masyarakat diminta memberikan laporan jika melihat dan mengetahui transaksi narkoba.

"Saya mengajak masyarakat agar terlibat dalam memerangi maupun memberantas narkoba agar generasi muda penerus bangsa ini bisa kita selamatkan bersama dari ancaman bahaya narkoba tersebut," sebutnya.

Sumber: beritasatu.com