Siantar, Hetanews.com - Kejari Siantar turunkan ahli audit mengusut dugaan korupsi proyek drainase di Jalan Wahidin Kota Siantar. Proyek senilai Rp 1,6 M bersumber dari DAU TA 2019 dengan waktu pengerjaan selama 42 hari tersebut masuk dalam penyelidikan. 

Upaya menurunkan tim ahli untuk menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek tersebut dinilai upaya serius dari Pihak Kejari Siantar.

Penanganan perkara ini telah ditingkatkan oleh tim Inteli Kejari setelah sebelumnya menerima laporan pengaduan. 

Baca juga: Kejari Tepis Tudingan Muluskan Proyek Bermasalah PUPR Siantar

Kasus ini ditindaklanjuti dengan melakukan cek fisik dan pemanggilan oknum yang terlibat dalam pekerjaan proyek.

Penyelidikan selanjutnya, Intel Kejari langsung mendatangkan Koster Silaen, ahli dari Politeknik Medan, Selasa (22/12/2020) untuk menghitung dan memeriksa campuran yang digunakan untuk membuat drainase.

Di lokasi, Koster juga memerintahkan pemborong untuk membongkar material bekas bangunan parit guna melihat langsung ketebalan dan kekuatan beton yang digunakan. 

Baca juga: Kejari Siantar Lanjutkan Pemeriksaan Pekerjaan Drainase Jalan Wahidin Berbiaya Rp1,6 M