Tebing Tinggi, Hetanews.com - Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, meminta kepada seluruh aparat kelurahan dan Kepling untuk terus memantau warga yang keluar dan masuk saat liburan Natal dan Tahun Baru [Nataru]. 

Walikota menjelaskan, para Kepling harus melaporkan masyarakat yang melakukan mudik untuk didata apakah mereka pulang sehat atau mereka terpapar dengan Covid-19.

Apabila didapati terkonfirmasi positif Covid-19, Pemko Tebing Tinggi, kata Umar, menyediakan tempat untuk dilakukan isolasi dan perawatan yaitu di Gedung TC Sosial Tebing Tinggi. Pihaknya juga mempersiapkan rumah sakit umum sebagai rujukan rumah sakit Covid-19.

"Kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi diminta untuk menunda keberangkatan keluar kota pada Nataru ini, karena jika kita tidak hati-hati, akan timbul klaster klaster baru saat Nataru,” jelas Umar.

Ia berharap, libur Nataru tidak terjadi penambahan angka pasien Covid-19. Apalagi saat ini penyebaran Covid-19 di Kota Tebing Tinggi sudah menurun. Data terakhir  7 pasien yang menjalani perawatan, 

“Maka dari itu, mari kita pertahankan jangan ada angka penambahan dan ini butuh kerjasama yang baik di semua instansi," Katanya.

Sementara kepada seluruh ASN Pemko Tebing Tinggi, ia meminta untuk tetap masuk kerja hingga tanggal 30 Desember 2020.

Ia berharap ASN mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam masa pandemi Covid-19.

"ASN harus bisa menunda kepergian ke luar kota pada saat pandemi Covid-19, jika ada laporan ASN masih membandel, Pemko Tebing Tinggi akan berikan sanksi," ungkapnya

Terkait penegakan disiplin Perwa Nomor: 44 Tahun 2020, Umar menyatakan masih sebatas tindakan preventif dan belum dilakukan sanksi kepada pelanggar Prokes Covid-19.

Sekedar informasi, Pemko Tebingtinggi tidak melaksanakan hiburan pergantian tahun. Bila ada perayaan tahun baru yang melibatkan banyak orang, petugas akan membubarkannya

Baca juga: Cegah Banjir, Danramil 13/TT Ajak Warga Bersihkan Parit dan Beri Bantuan Beras