Siantar, Hetanews.com - Pemko Siantar melalui Diskominfo mensosialisasikan penggunaan internet publik. Penggunaan internet publik tersebut hanya untuk kepentingan pendidikan.

Internet publik dibangun dalam upaya memberikan kenyamanan belajar daring. Kini telah dibangun internet publik di masing masing kelurahan.

Harapannya masyarakat kurang mampu dapat mengakses internet di kantor-kantor kelurahan dan tempat-tempat ibadah. Sebab kehadiran teknologi benar-benar sangat dirasakan dalam proses pembelajaran Daring saat ini.

"Ada 53 access point yang dapat diakses masyarakat. Kepada para lurah agar dapat memberikan yang terbaik dalam membantu masyarakat yang kurang mampu untuk memanfaatkan internet publik ini," kata Asisten II Zainal membacakan sambutan Walikota Hefriansyah di ruang rapat serbaguna kantor Bappeda, Senin (21/12/2020).

Seperti yang dirilis Humas Protokol Pemko Siantar, Camat dan lurah se Kota Siantar diminta bersinergi untuk ketercapaian membantu terlaksananya pendidikan online bagi warganya masing-masing.

"Dimohon agar pembagian bandwidth terakomodir dengan baik. Semoga dengan adanya internet publik ini, kelurahan-kelurahan dapat menolong masyarakat kurang mampu untuk mengakses internet, terutama bagi siswa kurang mampu untuk dapat mengikuti pembelajaran online," jelasnya.

Baca juga: Masa Pj Sekda Akan Berakhir, 11 Plt Pejabat Eselon II dan 51 PPPK Belum Terima SK