Siantar, Hetanews.com - Empat dari puluhan rumah di Jalan Bombongan Raya, Kelurahan Tambun Nabolon masih terendam banjir sejak dua pekan lalu. Pemilik rumah khawatir banjir susulan mengingat intensitas hujan cukup tinggi belakangan ini.

"Ada beberapa warga takut tidur di rumah, karena mereka takut air naik lagi. Sama dengan saya, kami menumpang di rumah tetangga lah sekarang," kata Ketua RT 02 ungkap Rosmi Sijabat, Kamis (17/12/2020) sore.

Kata Rosmi, dari 35 rumah yang terdampak ada empat rumah yang masih digenangi air. Penghuni rumah tersebut menumpang di rumah tetangga.

Ia juga mengatakan upaya penyedotan air oleh Mobil Damkar Pemko Siantar tak jadi dilakukan. Tak cuma itu, upaya pembuatan saluran air juga belum terealisasi.

"Gak jadi kemarin disedot sama pemadam kebakaran. Katanya airnya bisa naik lagi," ujar Rosmi.

Selain harta benda milik warga, kata Rosmi ada warga yang ternaknya mati terendam air. Meski begitu mereka belum pernah sama sekali mendapat bantuan dari Pemko Siantar.

"Kami gak ada dapat bantuan, itu pun bantuan kami terima selama empat hari dari sukarelawan yang peduli dengan kami. Kalau pemerintah belum," katanya mengakhiri.

Baca juga: 35 Kepala Keluarga di Tambun Nabolon Terdampak Banjir, Berikut Penjelasan BPBD Siantar