Simalungun, hetanews.com - Simon Tanjung (21), mahasiswa  asal Desa Pangujungan, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, menghembuskan nafas terakhirnya, akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya, Kamis (17/12/2020) pagi tadi, pukul 09.00 WIB.

Kanit Laka Polres Simalungun, Ipda Ramadhan Siregar, melalui keterangan tertulisnya menerangkan, Simon meninggal di lokasi kejadian, akibat laka lantas di Jalan umum Km 34 – 35, jurusan Kota Siantar - Parapat, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

Saat itu, Simon berboncengan dengan Agustina boru Rajagukguk (22), mahasiswi asal Desa Batahan II, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madailing Natal (Madina), mengendarai sepeda motor Honda Beat, BK 6239 AIL yang datang dari arah Kota Siantar menuju Parapat.

Namun, Simon diduga kurang hati – hati, walaupun mengendarai dengan kecepatan tinggi. Saat melintas di jalan menikung ke kiri, ia mengambil jalan terlalu ke kanan dan pada saat bersamaan, datang satu unit Mobil Barang Truck Mitsubishi, BK 8458 AC yang dikemudikan oleh Suheri Nasution, melaju dari arah berlawanan. Selanjutnya, kedua kendaraan saling bertabrakan.

Truk yang dikendarai Suheri (44), warga Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, tidak sempat menghindar.

Ia bersama temannya di dalam truk, Muammar (26), warga Dusun Makmur, Desa Mompong Jae, Kecamatan Penyabungan Utara, Kabupaten Mandina, tidak mengalami luka.

Berbeda dengan Simon yang mendapat luka cukup berat yang membuatnya banyak mengeluarkan darah dan meninggal dunia di lokasi.

Sedangkan temannya, Agustina mengalami luka ringan dan dirawat di RSUD Parapat.

"Kita juga sudah cek TKP, korban laka lantas dan mengamankan unit kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kedua kendaraan, dalam kondisi standar keselamatan. Namun, pengemudi truk tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK kendaraan yang dikemudikannya,"ucap Ramadhan.