Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, pimpinan Hendrawan Nainggolan, menjatuhkan vonis bervariasi kepada 3 pelaku pencurian.

Terdakwa Kartika Chandra Kirana Saragih als Dedek (33), warga komplek lokalisasi Bukit Maraja, divonis 2 tahun penjara.

Dua terdakwa lainnya, Rahmat (34), warga yang sama dan terdakwa Hariza Arbi, warga Lima Puluh, masing-masing divonis 1 tahun penjara.

Putusan hakim dibacakan dalam persidangan online, Kamis (17/12/2020).

Vonis hakim, konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Devica Oktaviniwaty SH. Para terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 363 ayat (2) KUH Pidana tentang pencurian dengan memberatkan.

Pencurian itu dilakukan para terdakwa, pada Kamis, 27 Agustus 2020 lalu, di rumah saksi korban, Sutinah, di kompleks lokalisasi Bukit Maraja, Nagori Syahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela. Para terdakwa berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor.

Akibatnya, saksi korban mengalami kerugian hingga 12 juta rupiah. Hasil curiannya, dibawa ke Limapuluh dan dijual kepada AM (DPO).

Berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan, perbuata itu telah direncanakan para terdakwa. Karena terdakwa Hariza Arbi, mengeluh tidak punya uang untuk memperbaiki sepeda motornya yang rusak di bengkel.

Lalu para terdakwa sepakat dan berkumpul, di simpang kompleks lokalisasi BM dan membawa obeng yang digunakan untuk mencongkel pintu korbannya.

Atas putusan hakim, para terdakwa diberi kesempatan selama 7 hari untuk pikir-pikir, menerima ataupun mengajukan banding.