Siantar, hetanews.com - Rospita Sitorus beserta tim kuasa hukum nya melaporkan UU ITE tersangka atas nama inisial DM ke polres Simalungun akibat pencemaran nama baik di media sosial Selasa, (15/12/2020).

Calon wakil Bupati Simalungun dari Nomor urut 4 di dampingi pengacaranya Betty Rifka Angella, S.H melaporkan DM atas komentarnya di salah satu status akun pribadi Facebook milik inisial EP di media sosial.

"Sadar kau iblis betina, kamu itu calon wakil Bupati Simalungun atau wakil Bupati lokasi Bandar baru, Sadar woi sadar," tulis komentar DM.

Berkat komentar tersebut beberapa netizen menanggapi komentar tersebut dengan hal positif dan ada juga yang melakukan teguran kepada DM.

"Kasar kali lah kau ito jadi orang....hidup itu sebentar loh," ujar salah seorang netizen dalam sebuah komentar. 

Akibat dari komentar tersebut Mantan Wakil Ketua DPRD Simalungun dari Partai PDI-P tersebutpun melapor DM atas dasar melakukan pencemaran nama baik yang sesuai dengan UU ITE tentang ketentuan penghinaan dan pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE.

"Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik," bunyi dari pasal tersebut.

Melalui kuasa hukum Rospita Sitorus Betty Rifka Angella, S.H membenarkan kalau kelayennya mengadukan DM atas pencemaran nama baik.

"Kelayen kita melaporkan DN atas pencemaran nama baik di media sosial. Sesuai pasal 27 ayat 3 undang-undang ITE tentang ketentuan dan pencemaran nama baik," ujarnya.

Lanjut Betty Rifka Angella, S.H berharap kepada kepolisian agar perkara ini bisa duduk dan hukum itu bisa di tegakkan. 

"Kita bersama ibu Rospita Sitorus berharap kepada kepolisian agar kiranya permasalahan ini dapat di proses dan bisa di tegakkan sesuai proses hukum yang berlaku," harapnya.