Siantar, hetanews.com - Dua karyawan PT Agung Beton Persada Utama inisial MMA (28) selaku Kepala Produksi dan AL (23) bertindak sebagai Operator ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Siantar, Selasa (15/12/2020).

Penetapan tersangka dari laporan kecelakaan kerja yang dialami Teguh Syahputra Ginting (20). Warga yang berdomisili di Asrama Rindam, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari ini kehilangan tangan kirinya Rabu, 15 April 2020

Lili, ayah Teguh melaporkan peristiwa itu ke Polsek Siantar Martoba pada September 2020. Kasus ini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Siantar

Baca juga: Jalan Berdebu, Warga RT 003 datangi PT Agung Beton

Informasi diperoleh di kepolisian pada Selasa 15 Desember 2020, kedua tersangka telah ditahan oleh pihak Sat Reskrim Polres Siantar.

Kedua diciduk dari dua lokasi berbeda. MMA warga Kabupaten Labuhan Batu, ditangkap di Sigura Gura, Kabupaten Toba. Sedangkan AL, dijemput di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai. 

Adapun tersangka dikenakan Pasal Pasal 360 KUHPidana yang mana kelalaiannya menyebabkan orang luka berat dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun hukuman kurungan.

Baca juga: Anak Tentara Kehilangan Tangan Kiri, Minta PT Agung Beton Bertanggung Jawab