Tebing Tinggi, hetanews.com – Viralnya video  kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), di pintu gerbang Tol Tebing Tinggi yaitu antara Truk Tangki bermerek Pertamina, Nopol: BK 9375 XD, kontra Mitsubishi SUV Pajero Dakkar berwarna putih, Nopol: BK 1478 ABJ, pada 10 Desember 2020 lalu, sekira pukul 04.50 WIB, ditanggapi Kapolres Tebing Tinggi, AKBP James P Hutagaol S.IK dengan melaksanakan press release, di hadapan wartawan,  di halaman Kantor Unit Laka Satlantas, Jumat (11/12/2020), lalu, sekira pukul 15.15 WIB.

Kapolres Tebing Tinggi membenarkan, bahwa pada hari Kamis (10/12/2020), lalu, sekitar pukul 04.50 WIB, telah terjadi laka lantas, di dekat pintu Tol Tebing Tinggi, antara mobil penumpang SUV Pajero dengan Truk Tronton yang mengakibatkan 4 (empat) orang terluka.

“Akibat dari laka lantas tersebut, sopir Pajero Sport yang berinisial HS (29), berkelamin laki-laki, bertempat tinggal di Desa Tapian Nauli, Kabupaten Tapteng, mengalami luka berat,”ujarnya.

“Sedangkan 2 orang penumpang lainnya, berinisial S (38), berkelamin laki – laki, warga Pasar 2 Timur, Kecamatan Rekes Bulan, Medan Marelan, Kota Medan dan berinisial ARD (24), berkelamin perempuan, warga Pondok Berita Dolok Malangir , Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, juga mengalami luka-luka,”tambah Kapolres.

Sementara, penumpang atau kernet truk, berinisial SR (38), berkelamin laki-laki, warga Marelan Medan, mengalami luka berat. Sedangkan sopirnya berinisial YS (31), berkelamin laki-laki, warga Merpati Desa Lundu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, tidak mengalami luka, ujarnya lagi.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh Sat Lantas Polres Tebing Tinggi, bahwa plat Nomor Polisi Mobil SUV tidak sesuai dengan aslinya (BK 77 PP) yang ada divideo amatir tersebut. Yang sebenarnya adalah BK 1478 ABJ. Dan hal ini akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian, kata Kapolres.

Dan berselang 5 (lima) jam dirawat di Rumah Sakit, kernet truk tronton berinisial SR, meninggal dunia, dan  berselang 2 jam kemudian, disusul sopir mobil Pajero Sport berinisial S juga meninggal dunia.

Sementara 2 (dua) korban lainnya, masih dirawat di rumah sakit sampai sekarang, pungkasnya.

Kapolres juga menceritakan kronologis kejadian Laka Lantas tersebut yaitu berdasarkan keterangan dari beberapa saksi di TKP saat kejadian tersebut.

“Ketika itu truk tronton berhenti, di pinggir dekat kantor tol. Kemudian kernet truk tersebut turun untuk mengisi kartu e-Tol. Dan tidak beberapa lama, melintas mobil pajero warna putih tersebuit dengan kecepatan tinggi dari arah Medan dab menghantam body belakang truk hingga akhirnya kernet truk yang baru turun tadi, ikut dihantam mobil tersebut,”jelasnya.

Dan saat ini, kasus Laka Lantas tersebut sudah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polres Tebing Tinggi.