Siantar, hetanews com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar, mendistribusikan logistik pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Siantar tahun 2020. Proses pendistribusian, dilakukan di halaman kantor KPUD setempat, Selasa (8/12/2020) pagi tadi.

Tampak hadir, seluruh komisioner KPUD Siantar, Wakil Walikota Siantar, Togar Sitorus, Ketua Bawaslu Siantar, Kabag Ops Polres Siantar dan dari pihak Kejaksaan Negeri Siantar.

Dalam sambutannya, Ketua KPUD Siantar, Daniel Sibarani menjelaskan, logistik yang didistribusikan sangat penting karena itu yang akan digunakan dalam pemungutan, termasuk penghitungan suara sampai dengan rekapitulasi.

"Logistik yang kita berangkatkan ini, merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya untuk APD dan prokes telah kita berangkatkan. Kita memberangkatkan 185.269 surat suara yang akan digunakan 180490 pemilih, termasuk didalamnya surat suara cadangan. Kita berangkat juga 545 kotak suara, 1635 bilik suara. Ada 2 bilik di TPS dan ada 1 bilik khusus untuk pemilih yang suhu tubuh di atas 37 (derajat celcius)," tuturnya.

Dijelaskannya, semua logistik ini diset aman untuk mengantisipasi penyebaran Covid - 19. "Jadi mari berdoa pengiriman logistik hari ini dari tingkat kecamatan sampai tingkat kelurahan berjalan dengan baik untuk besok kita gunakan bersama untuk melakukan pemilihan. Supaya proses penyelenggaraan pemilihan berjalan aman damai dan sehat,"kata Daniel menutup sambutannya.

Sementara itu, saat diwawancarai awak media, merinci logistik yang diberangkatkan, berupa alat kelengkapan TPS yang mana didalam ada surat suara, formulir pleno, salinan C hasil, kotak, bilik suara, tinta, lalu alat pencoblos. Logistik didistribusikan ke tingkat kelurahan, TPS untuk dgunakan pemungutan dan penghitungan suara besok.

"Sebelumnya juga telah kita berangkatkan alat prokes berupa ember cuci tangan, handsanitizer, sabun, masker. Semua logistik sudah berada di tingkat kelurahan. Prinsip tepat jumlah, tepat sasaran dan tepat waktu. Logistiknya semua dengan jumlah yang lengkap," ujar Daniel mengakhiri.