Siantar, hetanews.com - Sudah gagal beraksi, kena bogem mentah warga, terus dibawa ke kantor polisi. Siap siap kena penjara. Apalagi korban telah membuat laporan secara resmi ke Polres Siantar.

Itulah yang dialami Hasyim Yuniarli (33), warga Kota Depok, Jawa Barat dan Edi Junaidi (23), warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Dua warga luar Sumatera Utara ini, mengaku ternyata baru sehari di Kota Siantar. Sampai di Siantar, mereka langsung berbuat kriminal.

Keduanya, terpergok sedang mencongkel jok kereta Honda Supra X 125 warna merah milik Umum Tarigan di parkiran Kantor Disdukcapil Kota Siantar, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (7/12) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ternyata saat beraksi, mereka tidak hanya berdua. Mereka memiliki komplotan sebanyak empat orang. Dua orang lagi berada tak jauh dari mereka. Saat Hasyim dan Edi 'di ospek' untuk beraksi, dua temannya hanya memantau. Namun, aksi Hasyim dan Edi ketahuan oleh warga lainnya.

Keduanya mengincar Umum Tarigan, setelah membuntutinya dari Bank Sumut, Jalan Merdeka. Saat itu, Umum baru saja mengambil uang senilai 65 Juta dan memasukkannya dalam plastik dan disimpan di jok keretanya. Namun, aksi keduanya kepergok Umum dan warga lainnya.

Hasim dan Edi pun babak belur 'digomak' warga sekitar yang geram. Beruntung, di lokasi ada petugas dari Satpol PP, Denpom yang langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Setelah sempat diamankan ke Markas Denpom Siantar, kedua pelaku dibawa ke Polres Siantar.

Di Polres Siantar tepatnya di Ruangan SPKT, keduanya mengaku baru sampai di Kota Siantar dan saat beraksi, ada dua lagi teman mereka yang berhasil kabur mengendarai kereta sepeda motor.

Terlihat juga korban didampingi keluarganya dan resmi membuat laporan secara resmi ke pihak kepolisian. Diamankan juga satu unit sepeda motor Honda CBR B 4347 TRS warna hitam yang dikendarai pelaku. "Korban sudah resmi melapor," kata Kanit Reskrim Polres Siantar, Ipda Wilson Panjaitan.

Baca juga: Dibuntuti Sepulang Dari Bank Pelaku Pencurian Dibekuk