Simalungun, Hetanews.com - Sejumlah wilayah di Kabupaten Simalungun terendam banjir selama dua pekan terakhir. Banjir mengakibatkan sejumlah rumah penduduk rusak parah termasuk harta benda milik warga. 

Selain rumah, sebelumnya fasilitas umum seperti jalan penghubung di beberapa wilayah di Simalungun diantaranya mengalami rusak parah. 

Baca juga: Pasca Hujan, Empat Ruas Jalan Di Simalungun Rusak

Hetanews merangkum sejumlah wilayah yang terkena bencana alam di wilayah kabupaten Simalungun sejak memasuki pekan pertama Desember 2020. 

Longsor terjadi di Nagori Bayu Muslimin, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun Kamis- Jumat 27 November 2020.

Terdapat 42 unit rumah penduduk yang terdampak longsor. Diantaranya 24 rumah rusak total, 4 rumah rata karena tertimbun longsor dan 18 rumah yang mengalami rusak ringan.

Selanjutnya, banjir rendam ratusan rumah di Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun Rabu 2 Desember 2020. 

Akibat banjir, tembok bagian dapur rumah warga jebol dan warga kehilangan surat surat penting misalnya ijazah sekolah, akta kelahiran dan BPKB. 

Baca juga: Banjir, Jalan Medan-Jembatan Sigagak Macet Panjang

Di hari yang sama, puluhan rumah di dua lingkungan di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, digenangi banjir hingga ketinggian 3 meter dari atas permukaan tanah. 

Lurah Sinaksak Rapolan Sitio, menyampaikan sedikitnya ada 56 rumah dan satu rumah ibadah yang terendam banjir. Rinciannya; 20 rumah di Lingkungan 10 dan 36 rumah di Lingkungan III, Kelurahan Sinaksak.

Pihak kelurahan membuka Balai Pertemuan Kelurahan sebagai lokasi pengungsian sementara. Selain itu turut didirikan tenda sebagai sarana memasak warga sementara waktu.

Hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Simalungun sejak sore sampai malam hari pada Kamis 3 Desember 2020, juga mengakibatkan banjir di Kampung Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas.

Baca juga: JR Saragih Datangi Lokasi Longsor di Bayu Muslimin