Medan, hetanews.com - Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut) memastikan alat pelindung diri (APD) digunakan petugas di setiap tempat pemungutan suara (TPS) pada 23 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020, pada tanggal 9 Desember mendatang.

Ketua KPU Sumut, Herdensi Adnin mengatakan, kelengkapan APD berupa masker, pelindung wajah dan lainnya, wajib disediakan dan digunakan oleh setiap petugas penyelenggara pilkada di tengah pandemi Covid-19 tersebut.

"Mereka yang wajib menggunakan APD itu meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)," ujar Herdensi Adnin, Jumat (4/12/2020) sore.

Diaeburkan, petugas yang bertugas di TPS di daerah pedalaman dipastikan sudah menerima APD itu. Misalnya, TPS di Pulau Telo, Pulau Batu di Kepulauan Nias dan di Kabupaten Humbang Hasundutan.

"Untuk di 23 daerah yang menyelenggarakan pilkada di Sumut, ada sebanyak 19.919 TPS yang dibagikan. Seluruh APD itu sudah mulai diantar dan disimpan di lokasi TPS terdekat. Untuk di daerah pedalaman sudah selesai. Paling lambat, sehari sebelum pilkada sudah dibagikan," katanya.

Herdensi Adnin menyampaikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten/Kota, aparat kepolisian, TNI, Satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Koordinasi itu membahas tentang penerapan protokol kesehatan terhadap masyarakat saat menggunakan hak pilihnya di TPS.

"Langkah yang sudah disiapkan itu dengan mewajibkan jumlah pemilih di setiap TPS itu maksimal 500 orang. Selain itu, kita sudah menyosialisasikan agar pemilih datang tepat waktu sesuai nomor yang dibagikan. Pemilih juga diharuskan menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan di tempat yang disediakan," jelasnya.

Menurutnya, di setiap TPS juga ditempatkan petugas yang secara khusus memeriksa kondisi suhu tubuh pemilih. Mereka yang ditugaskan termasuk petugas di TPS, juga diwajibkan menggunakan masker dan alat pelindung wajah. Selama bertugas, mereka tidak bersalaman. Setiap TPS juga menyediakan sarung tangan plastik untuk pemilih.

"Kita juga menyediakan masker pengganti, tisu kering dan bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat. Untuk pemilih diingatkan agar membawa alat tulis dari rumah masing - masing. Ini demi memastikan kenyamanan pemilih agar terkena virus. Untuk setiap TPS juga harus disemprot cairan disinfektan sebelum pemilih datang," sebutnya.

Sumber: beritasatu.com