Siantar, Hetanews.com - Kasus korupsi pengadaan jasa internet (Bandwidth) eks Kadis Kominfo Siantar, Posma Sitorus dan eks Plt Sekretaris Kominfo Acai Tagor Sijabat dituntut bervariasi pada sidang Tipikor PN Medan, Kamis (3/12/2020).

Kasi Pidsus Kejari Siantar, Dostom Hutabarat, yang juga Jaksa penuntut dalam kasus ini mengatakan. Posma selaku Pengguna Anggaran (PA) dituntut 1 tahun 6 bulan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan. 

Dalam pesan yang diterima Hetanews, Dostom mengatakan Posma dituntut lebih ringan karena telah mengembalikan kerugian senilai Rp 200 Juta dan dinyatakan dirampas untuk negara. 

Sementara Acai Tagor selaku PPK dituntut 2 tahun dengan denda yang sama dan  membayar uang pengganti Rp 190.150.000,-

Baca juga: Di Polsek Marihat, Posma dan Acai Satu Sel dengan Tahanan Kasus Pencurian



Jika tidak dapat dibayar setelah putusan inkracht maka harus menjalani pidana penjara selama 1 tahun.

Atas tuntutan tersebut, Kuasa Hukum Acai Tagor Sijabat, Dahyar SH akan menyusun nota pembelaan (pledoi) secara tertulis yang akan dibacakan dalam persidangan berikutnya.

Kedua eks pejabat di Dinas Kominfo itu dipersalahkan jaksa melanggar  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Keduanya resmi ditahan, pada Rabu 22 Juli 2020 setelah dilakukan P-21 (penyerahan tersangka dan barang bukti). Penahanan terhadap kedua tersangka bertepatan pada Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-60.

Baca juga: Dua Mantan Pejabat Kominfo Siantar Dituntut 2 dan 1,6 Tahun Penjara