Simalungun, hetanews.com - Perguruan Karate-Do Tako (Tangan Kosong) Indonesia, mengukuhkan pemberian Sabuk Hitam Dan II Penghormatan kepada pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Simalungun, H Muhajidin Nur Hasim-Tumpak Siregar SH MH.

Pengukuhan dilaksanakan di Hotel Sapadia Pematangsiantar, Rabu (2/11/2020).

Pengukuhan langsung dilakukan Anggota Dewan Guru Tako Indonesia, Teguhsih dan guru Giran. Hadir juga beberapa guru dari berbagai tempat, termasuk dari Siantar-Simalungun.

Dalam kesempatan tersebut, Hasim dan TPS, membacakan motto Perguruan Tako Indonesia, yaitu Perkasa, Rendah Hati, dan Luhur Budi.

Anggota Dewan Guru Tako Indonesia, Teguhsih mengatakan, dengan pengukuhan tersebut, Hasim-TPS sudah menjadi keluarga besar Tako Indonesia.

"Harapan kami, kontestasi politik ini jangan sampai memecah kita dan tetaplah solid saling mendukung dan membantu sesama keluarga besar Tako," sebutnya.

Teguhsih mengajak semua Perguruan Tako Indonesia ikut serta membantu keluarga Tako Indonesia.

"Bang Hasim dan Bang TPS adalah keluarga besar Tako Indonesia. Jadi saya meminta kepada para guru dan suhu agar bersama-sama membantu Hasim-TPS untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Simalungun untuk mewujudkan Kabupaten Simalungun yang Maju, Rukun, dan Sejahtera," ujarnya, sembari meminta kepada Hasim, jika nantinya menjadi Bupati Simalungun agar Tako Indonesia semakin dikembangkan di Kabupaten Simalungun.

Dalam kesempatan itu, Hasim dan TPS, mengucapkan terima kasih telah diterima di keluarga besar Tako Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih telah diterima di keluarga besar Tako Indonesia. Sebagai keluarga besar, mari kita bersama-sama bekerja untuk membangun Kabupaten Simalungun Tanah Habonaron Do Bona ini," ujarnya.

Ditambahkan Hasim, penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Simalungun terus meningkat. Karenanya ia mengajak keluarga besar Tako Indonesia untuk bersama-sama menjaga generasi muda.

"Bantu kami untuk mengurangi jumlah penyebaran narkoba di Kabupaten Simalungun dengan mengajak anak- muda menjauhi narkoba. Mari kita bersama-sama mengajak dan mengarahkan anak muda di Simalungun untuk berolahraga Tako," tukas pria berusia 36 tahun itu.