Siantar, hetanews.com - Kebijakan Kemendikbud memperbolehkan sekolah tatap muka dimulai awal Januari 2021, menuai tanggapan pro dan kontra dari sejumlah orang tua siswa di Kota Siantar.

Sebagian orang tua yang mendukung dan ada yang khawatir akibat wabah covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir.

Seperti penuturan, R Tampubolon (57). Orang tua siswa bermukim di Jalan Sisingamangaraja ini menilai, mutu pendidikan menurun karena selama belajar daring. Ia pun setuju belajar tatap muka dibuka. 

“Selama pandemi covid-19 banyak siswa yang jadi bodoh karena tidak belajar dan lebih senang bermain HP di rumah. Saya sangat setuju, karena selama ini anak-anak di rumah bukannya belajar tapi main game di HP,” ujar boru Tampubolon, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Awal Tahun 2021 Sekolah Di Siantar Bakal Dibuka

Senada dengan R Tampubolon, Suhendra Sinaga (38) mengatakan kebijakan yang dibuat kemendikbud sudah melalui banyak pertimbangan.

“Kalau memang sudah diperbolehkan untuk masuk sekolah ya silahkan masuk, karena selama di rumah anak-anak pastinya akan bosan,” Ujarnya sembari meminta kepada DInas Pendidikan harus memberitahu sejauh mana persiapan sekolah terkait tatap muka bulan depan.

Pendapat berbeda diutarakan L Sinambela ( 45). Menurutnya sampai saat ini pemerintah Kota Siantar belum mampu mengatasi penyebaran virus covid-19 dengan baik. Menurutnya kebijakan membuka sekolah cukup berisiko tinggi.

“Baru-baru ini penderita covid-19 semakin tinggi, kalau anak dibiarkan sekolah tatap muka, bukannya nanti akan terpapar virus Covid-19?,” katanya.

Baca juga: Cerita Guru Honorer Gaji Berkurang Tetap Bersyukur

Respon Disdik

Dihubungi terpisah, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Siantar, Drs Hamonangan Aruan mengatakan kesiapan  jika akan melaksanakan sekolah tatap muka tahun 2021 mendatang.

Meski begitu, menurutnya tatap muka di sekolah dapat dilaksanakan atas persetujuan orang tua siswa.

“Kita sudah menyiapkan sarana dan prasarana. Tetapi kita kembali kepada kewenangan orang tua siswa dan saat ini kita sedang berkoordinasi dengan orang tua bagaimana baiknya,” Kata pria yang masih menjabat sebagai Kasi SMA ini.

Pihaknya mengimbau para Kepsek untuk melaporkan sekolah mana yang siap ikut program tatap muka tahun depan.

Sementara Plt Kepala Disdik Siantar, Rosmayana Marpaung menyampaikan sampai saat ini pihaknya masih merampungkan usulan tersebut.

“Tunggulah dapat persetujuan dari Gugus Tugas Covid-19, kalau kami langsung bilang tanpa persetujuan kan gak baik, tunggulah pengumuman resminya ya,” kata mantan kepala sekolah SMPN 10 Pematangsiantar itu.

Baca juga: Tahun 2021 Disdik Siantar Lakukan Regrouping Sekolah