Simalungun, hetanews.com - Masyarakat Kabupaten Simalungun, dihebohkan video yang menampilkan sejumlah pria, mendistribusikan paket sembako yang bergambar salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun.

Video yang terbagi dalam 2 potongan itu, berlatar malam hingga dini hari.

Diduga lokasi berada di dalah satu lokasi perkebunan kelapa sawit, di Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Namun tidak jelas, kapan video itu diambil.

Awalnya, tampak sejumlah pria berseragam salah satu pasangan calon, memindahkan puluhan papar bag dari mobil Mitsubishi L300 bak terbuka yang ditempel sticker salah satu pasangan calon ke mobil lain.

Paket-paket itu diduga berisi gula, minyak dan uang sebesar Rp 100 ribu.

Pasca beredarnya video tersebut, banyak masyarakat yang curiga adanya dugaan pelanggaran pada pendistribusian puluhan paket itu.

Dari pemilihan lokasi yang sangat tersembunyi dan watu sudah malam, menjelang dini hari, menambah kecurigaan.

Salah seorang warga yang dimintai pendapatnya, meminta agar pihak berwajib, menyelidiki video tersebut.

Sebab kata pria paruh baya ini, masyarakat butuh informasi valid agar tidak terjadi simpangsiur.

"Apalagi ini momment Pilkada. Kita tidak mau ada politisasi dan pelanggaran hukum di sini. Masyarakat Kabupaten Simalungun, pastinya tidak mau memiliki pemimpin dari hasil perbuatan melanggar hukum," ujarnya.

Di sisi lain, klarifikasi pihak calon yang gambarnya terpampang jelas, di video itu, juga sangat dibutuhkan.

"Kalaupun itu tidak ada pelanggaran, agar masyarakat juga tau. Supaya tidak ada fitnah yang berkeliaran," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kecamatan Ujung Padang, Ronaldi Saragih, membantah adanya pendistribusian sembako dari salah satu pasangan calon, pada malam hari.

Diterangkannya, ia sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan pencegahan sejak awal.