Siantar, hetanews.com - Ketika berbelok dari Jalan Sibolga, menuju Jalan Pane, ataupun sebaliknya, para pengendara akan sangat berhati - hati karena kondisi jalan yang cukup rusak.

Bahkan, terlihat lubang besar disertai lubang - lubang kecil yang banyak. Tak hanya itu, lubang ini memakan seluruh badan jalan.

Padahal, lokasi ini sangat strategis karena berada di samping SMP Negeri 12 dan Perkuburan Muslim serta di depan Kantor Lurah, Kecamatan Siantar Selatan. Tak hanya itu, jalur ini biasa digunakan oleh banyak orang yang ingin beraktifitas.

Keselamatan pengendara juga terancam melewati jalan yang telah rusak lebih dari setahun belakangan ini. Selama ini, jalan yang berlubang hanya dilakukan penempelan penempelan saja.

Jalan tersebut, juga salah satu jalur alternatif bagi truk pengangkut yang datang dari arah Toba, menuju Asahan ataupun sebaliknya.

Beberapa kali, truk akan terlihat melambat saat melintas terutama dari arah Jalan Pane menuju Jalan Sibolga/Diponegoro yang tanjakan.

Terlebih saat malam hari, lubang yang banyak dan lampu penerangan yang minim, akan membuat keselamatan pengendara lebih terancam. Tak hanya itu, kondisi jalan itu bisa dimanfaatkan orang yang melakukan tindak pidana.

Warga khususnya pengendara, banyak mengeluh. "Sudah lama ini jalan gak dibagus bagusin. Paling cuma tempel-tempel aja. Siap itu berlobang lagi, membahayakan lagi. Kalau gini - gini aja terus, ya makin besar kali lah lubangnya ini," kata Toni, warga Kelurahan Tomuan yang sehari hari lewat dari jalan tersebut, Rabu (2/12/2020).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Siantar, Hamam Soleh mengatakan, bahwa dalam perencanaan, Jalan Pane yang rusak tersebut akan diperbaiki dan masuk anggara pada tahun 2021.