Siantar, hetanews.com - Menjelang masa tenang, Bawaslu Kota Siantar belum melakukan pergerakan untuk menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar aturan.

Padahal, sudah beberapa laporan terkait APK yang melanggar aturan, namun pihak Bawaslu masih belum bergerak.

Anggota Bawaslu Siantar, M Syafi`i Siregar mengatakan, kemungkinan pembersihan APK dilakukan di akhir masa kampanye.

“Mudah-mudahan, 5 Desember 2020 ya,” kata Syafii saat dihubungi melalui seluler, Selasa (1/12/2020).

Prosedur penertiban APK, kata Syafii, terlebih dahulu melakukan himbauan kepada para parpol. Kemudian Bawaslu akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh jajaran stakeholder.

Selanjutnya, Bawaslu akan menginventarisir seluruh APK yang melanggar aturan dan setelah selesai diinventarisir lalu akan dilakukan eksekusi.