Simalungun, hetanews.com - Jaksa Melnita, menuntut 3 terdakwa pelaku pencurian, dengan hukuman bervariasi, disidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (2/12/2020). 

Charles Sinaga als Janson (42), warga Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, dituntut 4 tahun penjara.

Sedangkan dua terdakwa lainnya, Ilham Sinaga (19), warga Huta II Nagori Bayu Muslimin, Kecamatan Tapian Dolok dan Joevan Saragih Garingging (28), warga jalan Tn. Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, masing - masing dituntut 3 tahun penjara.

Atas tuntutan jaksa tersebut, ke-3 terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Menurut jaksa, para terdakwa melakukan pencurian di rumah orangtua saksi Delfina Siahaan, di Huta I Nagori Mahir Usang, Kecamatan Tapian Dolok.

Aksi tersebut dilakukan pada Minggu, 23 Pebruari 2020 lalu, pukul 02.00 WIB.

Para terdakwa dipersalahkan jaksa melanggar pasal 363 (2) KUH Pidana.

Pencurian tersebut dilakukan dengan menggunakan mobil Avanza yang dirental dari marga Manurung, di warung tuak boru Butar Butar. Lalu menuju Nagori Nagur Usang, Kabupaten Simalungun.

Terdakwa Ilham Sinaga dan Charles Sinaga, turun dari mobil dan masuk ke rumah korban dengan membuka paksa gembok rumah menggunakan linggis yang sudah dibawa.

Lalu mengambil mesin air sanyo, magic com, digital parabola, tas merah, tabung gas, celengan berbentuk gembok yang berisi uang Rp2 juta dan strika.

Menuju jalan pulang, para terdakwa melihat sebuah warung dan membongkar paksa, kemudian mengambil kulkas dan tabung gas.

Hasil curian dijual kepada marga Manik dan digunakan untuk membayar mobil rental dan sisanya masing - masing mendapatkan bagian.

Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta.

Persidangan dipimpin, ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan SH, dibantu panitera, P. Saragih SH, menunda persidangan hingga Selasa (8/12/2020).

"Untuk putusan sidang ditunda Selasa mendatang,"kata hakim.