Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim yang diketuai, Roziyanti, di dampingi dua hakim anggota, Aries dan Mince Ginting, dalam persidangan online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (1/12/2020), menjatuhkan vonis 4 tahun penjara, denda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara, kepada terdakwa Jamalik als Jamal (38).

Sebelumnya, terdakwa dituntut jaksa, Ade Jaya dengan pidana penjara 4,6 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim.

Warga Kampung Jawa Huta I, Nagori Bandar Jawa, Kecamatan Bandar Simalungun tersebut, dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.            

Terdakwa terbukti memiliki narkotika seberat 1,57 gram (Brutto). Dan ditangkap anggota polisi, Bambang Lesmono, Jonson Napitupulu dan Rotua Hutabarat, di dalam sebuah cakruk (gubuk), pada Rabu, 17 Juni 2020 lalu, sekitar pukul 13.30 WIB, di Kampung Gunung Huta II, Nagori Bandar Jawa, Kecamatan Bandar Simalungun.           

Ketika ditangkap polisi, ditemukan 3 paket sabu, sebuah bong, sebuah kaca pirex, di tempat duduk terdakwa, di dalam gubuk tersebut.

Kepada polisi, terdakwa mengakui, jika sabu yang ditemukan dari sampingnya adalah miliknya yang baru saja dibeli seharga Rp 600 ribu dari Sumarno (DPO).               

Dalam persidangan, terdakwa di dampingi pengacara, Harfin Siagian SH dari Posbakum, menyatakan menerima putusan tersebut.

Persidangan dibantu panitera, M Ramli, dinyatakan selesai dan ditutup