Medan, Hetanews.com –  Aksi yang dilakukan dua sekawan ini terbilang cukup nekat. Pasalnya, keduanya nekat membelanjakan uang palsu milik mereka untuk membeli Handphone.

Informasi yang didapat, dua sekawan tersebut merupakan BH alias B (34) warga Jl. Delitua, Gg Sei Deli, Kel. Suka Makmur Kec. Delitua Kab. Deli Serdang. Keduanya diamankan, saat hendak membelanjakan uang palsu  tersebut di Jl. Garu VI Kel. Harjosari I Kec. Medan Amplas.

 “Pengungkapan kasus ini berawal saat korban seorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya menjual HP merk Vivo Y17 melalui aplikasi OLX seharga Rp 1.750.000. Kemudian pelaku menawarnya menjadi Rp 1.700.000. Mereka berdua lalu sepakat bertemu di Jl. Garu VI Gg Merbuk. Setelah menerima uang dari tersangka, korban merasa curiga dan memanggil temannya untuk memeriksa uang tersebut,” jelas Kapolsek Patumbak Kompol Arfin, Selasa (1/12/2020).

Masih kata Arifin, setelah diperiksa korbanya, ternyata uang tersebut palsu. Korban dan teman-temannya kemudian mengamankan tersangka berikut 19 lembar uang palsu pecahan seratus ribu.

Petugas yang mendapat laporan kemudian mengamankan tersangka ke Polsek Patumbak.

“Keesokan harinya kami langsung melakukan pengembangan ke rumah tersangka dan kembali berhasil mengamankan 17 lembar uang palsu pecahan seratus ribu,” ungkap Kompol Arfin.

Selain 36 lembar uang palsu pecahan seratus ribu, polisi turut mengamankan barang bukti lainnya berupa satu unit mesin printer merk Canon type MG2570 S, satu buah penggaris besi, satu buah pisau cutter, lima buah suntik printer dengan isi tinta berbagai warna, satu rim kertas ukuran A4, lima botol kecil tinta berbagai warna dan satu buah cartridge Canon.

“Tersangka kita jerat Pasal 26 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Jo Oasal 36 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 50.000.000.000,” ucapnya