Simalungun, hetanews.com - Kabar – kabar RSU Tuan Rondahaim yang akan pindah ke Batu 20, akhirnya ditanggapi Direktur RSUD Tuan Rondahaim, dr. Debora boru Haloho, di sela – sela bersepeda, bersama seorang bawahannya, di wilayah Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Senin (30/11/2020), sekitar pukul 17:30 WIB.

Dia hanya menjawab singkat, bahwa hal itu wacana dari Pak Bupati Simalungun dan yang punya rencana Dinas Kesehatan Simalungun.

Kabar perpindahan RSU Tuan Rondahaim ini memang sangat aneh, karena di penghujung JR Saragih, memimpin Kabupaten Simalungun, tiba – tiba muncul ‘niat’ memindahkan RSUD Tuan Rondahim dari Pematang Raya, ke Kecamatan Pane, tepatnya di Nagori Batu 20 yang kini dijadikan RS Covid 19.

Baca juga: Kabarnya Rumah Sakit Tuan Rondahaim Mau Pindah Ke Batu 20, Benarkah?

Seperti diketahui, RSUD Tuan Rondahaim sudah sejak dulunya, berada di komplek perkantoran SKPD Pemkab Simalungun, tepatnya di kawasan jantung Ibu Kota Kabupaten Simalungun.

JR Saragih tampaknya sudah terbiasa suka meroker kantor dari satu tempat ke tempat lainnya, padahal pemindahan kantor akan menyerap dana yang lumayan.

Padahal, kalau lah memang keuangan Pemkab masih ada, kenapa gaji tenaga honorer harus tersendat dan bahkan sampai penguranan tenaga honorer.