Hetanews.com - Edinson Cavani terancam mendapat sanksi dari FA usai menjadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Southampton 3-2 pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (29/11).

MU sempat tertinggal 0-2 di babak pertama lewat gol Jan Bednarek dan James Ward-Prowse. Di babak kedua, Setan Merah berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Bruno Fernandes dan dua gol Cavani.

Cavani tercatat sebagai pemain terbaik di laga tersebut usai mencetak dua gol dan satu assist untuk kemenangan MU. Namun, ia justru terancam mendapat hukuman setelah pertandingan.

Penyerang asal Uruguay itu banjir ucapan selamat di media sosial dari rekan-rekannya usai bermain apik untuk MU. Cavani kemudian menyempatkan diri untuk membalas ucapan dari teman-teman dekatnya lewat Insta story.

Namun, salah satu balasannya diduga mengandung kata-kata rasial berbunyi 'gracias negrito' dalam bahasa Spanyol, yang dapat diartikan 'terima kasih hitam'.

Cavani kemudian tersadar unggahannya bisa berakibat fatal dan memutuskan menghapus foto tersebut tiga jam setelahnya. Namun, jejaknya sudah kadung tersebar luas di media sosial.

Daily Mail melaporkan, Cavani menegaskan 'negrito' adalah istilah kasih sayang di Amerika Selatan. Perbedaan kultur bahasa akan menjadi pembelaan jika tindakan displiner diambil.

FA dikabarkan sudah mengetahui unggahan Cavani dan sedang melakukan pemeriksaan. Insiden itu dengan cepat dibandingkan dengan kasus yang pernah dialami kompatriotnya, Luis Suarez.

Kala itu, Suarez yang masih berseragam Liverpool pernah menggunakan istilah 'negrito' kepada Patrice Evra pada 2011. Akibatnya Suarez didenda 40.000 pounds dan dihukum larangan bermain delapan pertandingan.

Sumber: CNNindonesia.com