Hetanews.com - Harga Emas PT Aneka Tambang (persero) atau Antam mogok di posisi Rp942 ribu per gram pada awal pekan ini. Serupa, harga pembelian kembali (buyback) juga menetap di level Rp816 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp521 ribu, 2 gram Rp1,82 juta, 3 gram Rp2,71 juta, 5 gram Rp4,48 juta, 10 gram Rp8,91 juta, 25 gram Rp22,16 juta, dan 50 gram Rp44,24 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,41 juta, 250 gram Rp220,76 juta, 500 gram Rp441,32 juta, dan 1 kilogram Rp882,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX turun 0,15 persen menjadi US$1.785,4 per troy ons. Serupa, harga emas di perdagangan spot melemah 0,27 persen ke posisi US$1.782,9 per troy ons pada pagi ini.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas tertekan pernyataan Presiden AS Donald Trump. Pekan lalu, Trump menyatakan pengiriman vaksin covid-19 dimulai paling cepat awal Desember 2020.

"Pernyataan Trump akhir pekan kemarin soal distribusi vaksin di AS mulai awal Desember 2020 telah menekan turun harga emas ke bawah US$1.800 per troy ons," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (30/11).

Ia mengatakan distribusi vaksin mendorong pelaku pasar mengalihkan sebagian asetnya ke aset yang lebih berisiko. Tujuannya, untuk mendapatkan keuntungan lebih besar dari potensi pemulihan ekonomi.

Karenanya, ia memprediksi harga logam mulia masih akan tertekan pada perdagangan hari ini.

"Potensi kisaran harga emas di rentang US$1.760-US$1.800 per troy ons," tuturnya.

Sumber: CNNindonesia.com