Siantar, hetanews.com - Pdt DR WTP Simarmata, Anggota DPD RI, Dapil Sumatera Utara, periode 2019-2024, mengecam keras pembunuhan sadis yang menewaskan 4 orang, satu keluarga, di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Selain menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa berdarah itu, Pdt DR WTP Simarmata juga mendesak aparat (Kepolisian dan TNI) dengan cepat menangkap para pelaku dan membasmi kelompok pengacau tersebut.

“Heran kita, kok teroris masih bisa bergerak leluasa di sana. Itu berarti, bahwa teritorial belum kita kuasa dengan mantap. Apalagi warga bangsa kita yang kristiani, sudah memasuki masa - masa perayaan advent dan sebentar lagi perayaan hari besar Natal dan Tahun Baru,”ungkapnya prihatin, Minggu (29/11/2020).

Ditegaskan mantan Ephorus HKBP ini, bahwa masyarakat di Sigi, perlu memiliki rasa aman seperi masyarakat lainnya dan bisa berkumpul dengan nyaman di rumahnya, di kampungnya dan juga merasa nyaman saat beribadah di gereja, maupun rumah ibadah.

Masih katanya, bahwa Negara bertugas untuk melindungi, mensejahterakan dan mencerdaskan masyarakatnya.

Tugas melindungi ini ada di tangan Negara melalui aparatnya. Apapun yang dilakukan oleh Negara, melalui aparatnya, berarti melindungi, mensejahterakan dan mencerdaskan warga masyarakatnya, jelasnya lagi.

“Bisa repot kita kalau masyarakat merasa tak aman, merasa tak terlindungi. Ternyata, masih ada kekuatan yang tidak terdeteksi yang bisa merusak rasa aman itu dan bahkan mengancam nyawa warga masyarakat,”katanya.

Pdt DR WTP Simarmata yakin, TNI/Polri kompak, kuat serta professional  dan memiliki kemampuan dalam menumpas teroris atau para pelaku intoleransi tersebut.

Dan tidak saja di Sulawesi, bahkan di setiap jengkal wilayah NKRI, tandasnya.