Medan, hetanews.com - Ketua FPI Kecamatan Galang, Sumatera Utara (Sumut), Welly, ditangkap polisi karena diduga mengunggah foto hoax bergambar Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menggendong Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Facebook. Sejumlah fakta terungkap dari kasus ini. Welly ditangkap di rumahnya di Galang, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (26/11/2020).

Dia kemudian dibawa kemudian dibawa ke Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan karena diduga melanggar pasal terkait larangan menyampaikan ujaran kebencian. Berikut 5 fakta terkait kasus ini:

1. Sempat Dinyatakan Sebagai Tersangka

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, mengatakan Welly telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah yang bersangkutan diperiksa.

"Ya (menjadi tersangka)," ujar AKBP MP Nainggolan saat dimintai konfirmasi.

Dia dijerat Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 310 KUHP jo Pasal 316 KUHP atau Pasal 207 KUHP.

"Pelaku ditangkap saat berada di kediamannya. Dia terbukti mem-posting foto Megawati gendong Presiden Joko Widodo dengan menggunakan handphone," ucap Nainggolan.

2. Motif Diduga Karena Tak Senang soal Kepemimpinan

Welly diduga mengunggah foto hoax bergambar Megawati menggendong Jokowi di Facebook karena tak senang terhadap kepemimpinan Jokowi. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain 3 unit ponsel.

"Mungkin dia merasa tidak senang dengan kepemimpinannya," kata Nainggolan.

3. Sempat Ditahan

Welly sempat ditahan di Polda Sumut. Polisi juga memborgol tangan Welly.

"Ya, sudah kita amankan," kata AKBP MP Nainggolan saat dimintai konfirmasi soal penahanan Welly, Jumat (27/11).

4. Dinyatakan Sebagai Saksi

Belakangan, polisi meluruskan soal status hukum Welly. Ketua FPI Kecamatan Galang itu disebut masih berstatus saksi.

"Saksi, sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, saat dimintai konfirmasi, Jumat (27/11/2020) sore.

Dia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

"Masih penyelidikan," ucapnya.

5. Dipulangkan Usai Disebut Sebagai Saksi

Kombes Tatan mengatakan Welly telah dipulangkan. Dia menyebut Welly masih harus melapor ke kantor polisi terkait kasus ini.

"Iya betul," ujar Tatan saat dimintai konfirmasi soal Welly sudah dipulangkan.

Baca juga: Ketua FPI di Sumut Tersangka Unggah Foto Hoax Megawati Gendong Jokowi Ditahan

Sumber: detik.com