Medan, hetanews.com - Seorang pria berinisial C (46) ditangkap karena diduga memperkosa anak tirinya berusia 14 tahun. C diduga telah melakukan perbuatan bejat itu selama 6 tahun.

"Tersangka adalah C, warga Kecamatan Medan Barat. Dia merupakan ayah tiri korban," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing, Jumat (27/11/2020).

Martuasah mengatakan kasus ini terungkap berdasarkan laporan dari ibu kandung korban, J. Pelapor mengetahui korban disetubuhi tersangka pada Selasa (24/11).

Saat itu, pelapor yang baru pulang kerja dipanggil oleh korban. Korban disebut awalnya tidak berani menyampaikan secara lisan ke ibunya soal perbuatan C.

Pelapor kemudian meminta korban untuk mengetik semua yang ingin dia sampaikan di HP-nya. Korban lalu mengetikkan tulisan di HP pelapor.

"'Ma, sebenarnya perawan saya sudah diambil bapak sejak aku kelas 4 SD! Dan sekarang ini bapak mengancam saya lagi mau tiduri saya, kalau tidak diladeni, bapak mau sebari foto telanjang aku ke media sosial Facebook dan WhatsApp'," ujar Martuasah menjelaskan kalimat yang diketikkan oleh korban.

"Mengetahui hal tersebut pelapor langsung pergi dari rumah pura-pura beli sesuatu dan pelapor menghubungi Kepala Lingkungan. Kemudian Kepala Lingkungan mengatakan agar diproses saja dan pelapor menghubungi keluarga dan membuat laporan ke Polrestabes Medan," sambungnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka. Tersangka kemudian mengakui telah berulang kali melakukan persetubuhan terhadap korban sejak 2014 hingga Juni 2020.

"Perbuatan tersebut dilakukan di dalam rumah dan tidak ada orang yang melihat kejadian tersebut. Tersangka menerangkan melakukan pengancaman terhadap korban agar tidak memberitahukan perbuatan tersangka kepada ibu kandungnya, karena akan diusir dari rumah," ujar Martuasah.

C dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), (2), (3) jo Pasal 76 D Subs Pasal 82 ayat (1), (2) jo Pasal 76 E UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

sumber: detik.com