Medan, hetanews.com - Rekaman video keluarga membawa pulang jenazah dari RSU Mitra Sejati, Medan, menggunakan taksi online beredar di media sosial. Keluarga kecewa karena merasa jenazah kerabatnya telah ditelantarkan padahal sudah membayar semua biaya, sedangkan pihak rumah sakit menyatakan sopir ambulans saat itu sedang ke toilet.

Dalam video yang beredar tampak dua wanita dan seorang pria memangku jenazah yang ditutup kain batik panjang. Mereka duduk di bangku tengah taksi online.

Salah seorang wanita menangis. Seiring itu, terdengar suara pria. "Ini rumah sakit nggak ada otak, Mitra Sejati, dari subuh sudah selesai, ambulans tidak ada juga ya, dari jam 06.00," ujarnya.

Postingan itu disertai narasi bahwa keluarga pasien sudah membayar biaya ambulans. Meski sudah dibayar sejak pukul 07.00 Wib, namun hingga pukul 10.00 Wib jenazah pasien belum juga dibawa pulang.

"Dimana hati nurani kalian manajemen RS Mitra Sejati tante ku bukan pasien BPJS dan sudah selesai seluruh pembayaran administrasinya dari jam 7 Pagi tapi hingga pukul 10 pagi tidak juga ada sopir alasan kalian. Terima kasih buat sopir grab yang sudah berbaik hati untuk membantu dan mengantarkan almarhum ke rumah duka kamu lebih memiliki hati nurani ketimbang pihak rumah sakit," tertulis di narasi video.

Manajemen RSU Mitra Sejati angkat suara terkait kejadian ini. Mereka membantah tudingan keluarga pasien.

"Rumah Sakit Mitra Sejati tidak pernah menelantarkan pasien yang meninggal," kata Humas RSU Mitra Sejati, Erwinsyah, Kamis (26/11).

Erwinsyah juga memaparkan kronologi kejadian itu. Pasien wanita itu masuk ke RSU Mitra Sejati pada Senin (23/11). Rabu (25/11) sekitar pukul 05.30, pasien dibawa ke ICU dan meninggal dunia pukul 06.30 Wib.

Jenazah pasien kemudian dibawa ke bawah untuk dibawa pulang. Namun, sopir ambulans saat itu tidak ada di tempat. "Sopir ambulans lagi di toilet. Jadi diduga keluarga pasien tidak sabar mereka langsung membawa pakai Grab," jelas Erwin.

sumber: merdeka.com