Medan, Hetanews.com - Pimpinan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Pusat Rehabilitasi Korban Narkotika Mari Indonesia BersiNar [Bersih Narkoba] ]Medan, Johanes Siregar, menyambut kunjungan Calon Walikota Medan M Bobby Afif Nasution, Rabu (25/11/2020).

“Beliau banyak mendengar mengenai kesulitan kami di lapangan dalam menjalankan Program Rehabilitasi Sosial Korban Narkotika, dan menjadi masukan untuk perbaikan dimana pemerintah kota Medan hadir di IPWL,” ucap Johanes melalui keterangan tertulis kepada Hetanews.

Kunjungan ini sekaligus dialog bersama M Bobby Afif Nasution bertema Mewujudkan Medan Berkah dan Bersinar, bersih dari narkoba di Gedung IPWL Mari Indonesia Bersinar, Jalan Petunia 7, Kelurahan Namo Gajah, Medan Tuntungan.

Saat dialog, Bobby mengatakan dirinya ingin mengaktifkan peran kelurahan untuk memantau pergerakan masyarakat. Ia juga berkeinginan agar di 151 kelurahan dibuat sudut literasi.

“Tapi dengan kepemimpinan kurang dari 4 tahun tidak mungkin bisa dibuat hingga sampai kelurahan. Karena kita tidak mau target muluk-muluk, target kita paling tidak, tersedia sudut literasi di 21 kecamatan,” kata Bobby seperti yang diberitakan Sentral Berita

Ramai atau tidaknya sudut literasi ini, ungkap Bobby, bisa menjadi penilaian. Harusnya waktu kosong remaja banyak digunakan beraktifitas. Program ini, jelas Bobby, sejalan dengan program creative hub, menciptakan ruang kreasi, ekspresi dan inovasi anak Medan dengan kolaborasi bersama komunitas.

“Makanya, yang penting ada aktifitas anak muda. Sediakan lapangan sepak bola, basket, skaters, graffiti, dan ruang terbuka lainnya. Kalau ini bisa dihadirkan, saya yakin narkoba di Kota Medan bisa menurun, didukung peran keluarga,” jelas dia.

Menurut Bobby, selain kepada kawula muda, birokrat Kota Medan juga harus dilakukan cek rutin Narkoba. Sehingga menghasilkan pemerintahan yang bersih. “Begitu juga tingkat sekolah, harus dilakukan,” terang penggagas Kolaborasi Medan Berkah ini. 

IPWL, kata Bobby harus bekerjasama dengan Pemko Medan untuk menanggulangi kasus narkoba.

“Karena tak hanya yang punya uang, tapi yang kurang mampu pun banyak yang terpapar narkoba. Sehingga nantinya yang kurang mampu bisa kita rehab juga. Dengan berkurangnya angka narkoba, kita bisa menjalankan kebijakan-kebijakan preventif yang lebih baik lagi,” tukasnya.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan Bobby Nasution dengan IPWL Mari Indonesia Bersinar. Dalam giat ini, Bobby turut memantau asrama IPWL juga berbincang dengan penghuni asrama.