Simalungun, Hetanews.com- Pandemi corona melanda tidak membuat sosok Franscius menyerah dengan keadaan. Dia tetap memperjuangkan anak didiknya agar tetap mendapat ilmu walau dengan segala keterbatasan.

Franscius Sipayung adalah seorang Guru honorer di salah satu SD Negeri di Panei Tongah, Kabupaten Simalungun.

Ditengah pandemi ia rela memberi waktunya bertatap muka dengan siswa yang kesulitan belajar daring karena tak punya Smartphone.

"Kita main ke desa-desa, terkadang juga di sekolah itu pun pakai shift masuk. Kita juga melakukan pertemuan di desa-desa bahkan di rumah orangtua siswa masing-masing, hampir tiga kali seminggu," kata Frans kepada Hetanews, Rabu (25/11/2020).

Pertemuan dengan siswa ke desa-desa, kata Frans, dengan tetap mengikuti anjuran pemerintah, mencegah penularan covid 19 dengan mengikuti protokol kesehatan.

Frans memaklumi kondisi siswa yang tidak memiliki smartphone untuk belajar daring. Oleh sebab itu ia berinisiatif membantu siswanya mengejar ketertinggalan pelajaran.

"Ini adalah kebijakan kita (Guru Kelas) karena juga tidak semua orangtua memiliki handphone android untuk anaknya. Intinya, saat pertemuan berlangsung bisa menjaga diri sesuai dengan prokes yang ada." tutup Frans.

Baca juga: Guru Honorer Di Siantar Dihargai Rp 165 Ribu Per Bulan