Nias, hetanews.com - Sebanyak 14 unit rumah di Jalan Diponegoro, Desa Tetehosi, Kecamatan Idanogawo, Nias, diamuk terbakar, Selasa (24/11) malam. Salah satunya kediaman Sekda Kabupaten Nias Firman Yanus Larosa.

"Bangunan yang terbakar terdiri dari rumah tempat tinggal, toko grosir, dan bengkel. Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.45 Wib," kata Paur Subbag Humas Polres Nias, Aiptu Yadsen F Hulu, Rabu (25/11).

Api awalnya tampak di rumah sekaligus bengkel milik Ama Gibran Zebua. Saksi Ibezaro Saoiago yang tengah piket jaga di kantor Pengadaian di depan bengkel melihat kobaran itu melalui celah dinding kayu rumah.

Sesaat kemudian seorang warga sekitar, Ama Iman Zebua, berteriak minta tolong dan menyebut ada api di rumah Ama Gibran. Dia menyuruh anaknya memanggil pemilik rumah untuk membuka bengkel dan berusaha memadamkan api yang membakar tempat itu.

Namun api langsung membesar dan merambat ke rumah sekaligus bengkel las milik Ama Ardian, dan sempat terjadi ledakan besar. "Api menjalar ke rumah lainnya," urai Yadsen.

Material rumah di kawasan itu yang rata-rata dari kayu atau semi permanen membuat api dengan mudah membesar. Angin yang bertiup sangat kencang juga membuat kobaran api semakin susah dipadamkan dan cepat menjalar. Akibatnya sejumlah rumah yang ada di sekitar ikut terbakar, termasuk milik Sekda Kabupaten Nias Firman Yanus Larosa.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran milik Pemda Kab Nias tiba di lokasi dan melakukan pemadaman dibantu masyarakat. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB. "Dari pendataan terdapat 14 unit rumah yang ludes terbakar," papar Yadsen.

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. "Namun dugaan sementara sumber api dari dalam rumah Ama Gibran Zebua. Untuk korban jiwa nihil, kerugian materil ditaksir miliaran rupiah," tutup Yadsen. 

Sumber: merdeka.com