Jakarta, hetanews.com - Kisah haru seorang bocah laki-laki asal Jakarta Timur, Gilang Sabil Ramadhan kini tengah menyedot perhatian publik.

Pasalnya, di usia yang masih belia, dia harus menggantikan peran sang ayah untuk membantu keuangan keluarga.

Cerita Gilang yang masih berusia 11 tahun ini awalnya dibagikan oleh pemilik akun Facebook Rachyantobojez ke dalam GROUP DRIVER GOJEK SE JABODETABEK!!!!! (part II), Selasa (23/11/2020).

Rachyantobojez mengunggah foto Gilang yang kini menjadi tukang parkir usai ayahnya meninggal dunia dengan uang yang tertumpuk di depannya.

Menurut informasi yang disampaikannya, Gilang waktu itu sedang membayar motor cicilan ayahnya.

Kisah Haru Bocah 11 Tahun Jadi Tukang Parkir Usai Ayah Meninggal Dunia (Instagram/Gojek24Jam).
Kisah Haru Bocah 11 Tahun Jadi Tukang Parkir Usai Ayah Meninggal Dunia

"Semenjak bapak saya yang kerja sebagai gojek online meninggal, sekarang saya yang menggantikan beliau mencari nafkah buat bantu keluarga. Alhamdulillah hari ini saya sudah bayar motor bapak. Minta bantu doanya ya om dan tante," tulis dia.

Dalam foto itu, raut muka Gilang tampak bahagia dan tegar kendati harus berjuang keras usai ditinggalkan ayah untuk selama-lamanya.

Kendati ikut bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga, diketahui bahwa Gilang tidak berhenti menuntut ilmu di sekolahnya.

Pasalnya, ikut membantu mencari uang adalah rutinitasnya sejak dulu. Hanya saja, semua menjadi dinilai publik lebih berat lantaran ayahnya baru saja meninggal dunia.

Kisah Gilang dibagikan ulang oleh akun Instagram @gojek24jam sehingga sontak viral di media sosial.

Dalam kolom komentar, publik ramai-ramai mengapresiasi kegigihan bocah berusia 11 tahun ini.

"Kecil-kecil paham tanggung jawab buat gantiin peran sebagai bapak," kata @adelinogp mengapresiasi.

"Dari kecil sudah belajar responsibility..." balas @meliagunawan2.

Selain dipenuhi apresiasi untuk Gilang, kolom komentar juga dipenuhi warganet yang bertanya-tanya perihal biaya motor yang harus dibayarnya.

"Emang gak masuk asuransi ya kalau nasabah kredit meninggal?" ujar @justbuzer.

"Kalau motor atas nama si bapak, harusnya kan udah diluanaskan asuransinya?" timpal @bayyagami.

Sumber: suara.com