Medan, hetanews.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memastikan kesiapan proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh 23 kabupaten/kota di Sumut. Persiapan kontestasi pilkada ini, dilakukan dengan memperketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kita sudah mempersiapkan proses demokrasi untuk rakyat ini. Kita memastikan bahwa masyarakat mengikuti aturan protokol kesehatan dalam mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19," ujar Edy Rahmayadi, di Medan, Selasa (24/11/2020).

Mantan Pangkostrad ini menyampaikan, Pemprov Sumut bersama pemerintah kabupaten/kota masih terus melakukan koordinasi dalam melaksanakan pilkada di tengah pandemi Covid-19. Koordinasi terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk saat pilkada.

"Kita sudah mempersiapkan skenario saat pilkada ini dilaksanakan. Untuk di setiap tempat pemungutan suara (TPS) wajib memiliki wadah mencuci tangan menggunakan sabun, pemilih juga harus menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak kerumunan," katanya.

Edy menambahkan, petugas penyelenggara pilkada juga diwajibkan menggunakan alat pemeriksa suhu tubuh. Bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh tinggi sekitar 37,5 derajat celcius maka diberikan kesempatan memilih di tempat khusus yang disediakan.

"Minimal sehari sebelum pemungutan suara, setiap TPS juga harus disemprot cairan disinfektan. Kami optimistis, masyarakat mengikuti aturan itu. Proses pilkada ini dipastikan berjalan aman, tertib dan lancar tanpa ledakan kasus Covid-19," jelasnya.

Menurutnya, perlu dukungan dari semua pihak, baik itu dari elite partai, pasangan calon, relawan maupun simpatisan, agar turut menyukseskan pilkada ini. Dengan mengedukasi protokol kesehatan dan memberikan suasana sejuk dalam pilkada, maka ledakan kasus dipastikan tidak terjadi.

Sumber: beritasatu.com