Simalungun, hetanews.com - Hotmartua Sihaloho (44), warga Huta Cinta Mulia, Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Sudung Parningotan Nainggolan (28), warga Jalan Tangki, Kelurahan Nagapita, Togaraja Doli M Sinambela (21), warga Jalan Nagur, Gang Inpres, Kelurahan Martoba, Siantar Utara dan Veryandi Damanik (30), masing - masing divonis 10 bulan penjara. Para terdakwa dinyatakan  terbukti mencuri 300 kg jahe milik Amry Purba.

Vonis hakim, pimpinan Hendrawan Nainggolan, dibacakan dalam persidangan online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (24/11/2020).

Dan putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa.        

Sebelumnya, para terdakwa dituntut 18 bulan penjara oleh jaksa Juna Karokaro SH.

Alasan hakim karena para terdakwa menyesal dan belum pernah dipidana juga menyesali perbuatannya.             

Pencurian  itu, dilakukan para terdakwa, pada Sabtu, 11 Juli 2020 lalu, pukul 03.30 WIB, di Huta Bagadu Raya, Nagori Bangun Rakyat, Kecamatan Pane Simalungun.

Sebelumnya, Jumat, 10 Juli 2020 lalu, terdakwa Hotmartua Sihaloho, melintas di lokasi pertanian jahe, di Huta Bagadu Raya, lalu timbul niatnya untuk mencuri.

Malamnya, terdakwa Sihaloho mengumpulkan terdakwa lainnya, di Jalan Pdt Wismar Saragih Siantar untuk merencanakan pencurian jahe tersebut.

Keesokan harinya dengan menggunakan mobil Xenia yang dirental dan dikemudikan oleh  Wira (DPO), para terdakwa berangkat menuju lokasi tanaman jahe.

Sopir menunggu di mobil, sementara terdakwa lainnya dengan berjalan kaki menuju lokasi dan langsung mencabuti pokok jahe dan memasukkanya ke dalam 10 goni plastik yang sudah disiapkan sebelumnya.

Sekitar pukul 03.30 WIB, pemilik jahe datang meninjau ladangnya dan melihat tanaman jahe miliknya sudah ada yang mencuri.

Para terdakwa menghubungi sang supir dan ternyata tidak ada signal dan supirpun sudah melarikan diri.

Pagi itu, masyarakat curiga, setelah melihat para terdakwa datang ke kedai dalam kondisi kaki berlumuran tanah.

Kemudian membawa para terdakwa ke kantor polisi dan mereka yang semula mengaku berburu dan setelah diinterogasi polisi, akhirnya mengakui telah mencuri jahe sebanyak 300 kg.                  

Perbuatan para terdakwa melanggar pasal 363 ayat (1) KUHP. Para terdakwa menerima vonis hakim dan demikian juga jaksa.