Medan, hetanews.com - Sebanyak 3.388 lembar surat suara Pilkada Medan ditemukan rusak. Untuk memastikan tidak ada lagi kerusakan, KPU Medan menambah jadwal penyortiran dan pelipatan.

"Dari hasil sortir surat suara yang sudah dilakukan, terdapat 3.388 surat suara yang kita nilai rusak. Rusak itu karena koyak, bernoda, atau warnanya tidak sesuai dengan desain atau spesimen yang kita berikan," kata Komisioner KPU Medan, Rinaldi Khair, Senin (23/11).

Surat suara rusak itu ditemukan dalam penyortiran yang sudah dilakukan di Gedung Andromeda, eks Bandara Polonia Medan, sejak Selasa (17/11) hingga Sabtu (21/11). KPU Medan memperkirakan jumlahnya akan bertambah, sehingga mereka memperpanjang masa penyortiran hingga petang ini untuk memastikan tidak ada lagi surat suara yang bermasalah.

Dia mengatakan, penyortiran ulang dilakukan terutama untuk surat suara yang disortir dan dilipat di hari yang pertama.

"Karena dari hasil evaluasi, kita masih melihat ada yang jumlah ikatannya yang kurang, misalnya satu ikatan itu harus 25 ternyata ada 24 atau 23. Kita minta sortir ulang sekaligus memastikan surat suaranya itu masih dalam kondisi bagus," jelas Rinaldi.

Jumlah pasti surat suara yang rusak diperkirakan akan diketahui sore ini. Selanjutnya, pihak KPU Medan akan membuat berita acara kerusakan agar pihak percetakan segera mencetak kembali surat suara rusak itu.

"Kalau angkanya kurang dari 4 ribu kemungkinan percetakannya satu hari selesai. Kalau itu selesai, distribusi jalur darat memerlukan waktu 5 hari, maka total ada 6 hari dari pencetakan hingga distribusi. Kemudian sortir lipat membutuhkan 1 atau dua hari, artinya masih cukup waktu. Kalau tidak, kita jemput, kita bawa pakai pesawat dengan pengawalan, karena 4 ribu lembar itu hanya dua kotak," pungkasnya.

Kualitas pencetakan surat suara Pilkada Medan mendapat sorotan setelah pasangan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, menemukan foto pasangan itu umumnya lebih gelap dari spesimen. Mereka mengancam akan menggugat KPU Medan dan percetakan jika tetap menggunakan surat suara itu. 

Sumber: merdeka.com