HETANEWS.COM

Petinggi Indonesia Membalas Kembali Ancaman 'Moral' Kaum Islamis

Tentara Indonesia meneriakkan slogan-slogan saat gladi bersih upacara peringatan 70 tahun militer di Cilegon, provinsi Banten, Oktober 2015. Foto: Twitter

Jakarta, hetanews.com - Awal Desember disebut sebagai ujian kemauan antara pemerintahan Presiden Joko Widodo dan militan Islam, yang diperkuat oleh kembalinya pemimpin Front Pembela Islam (FPI) radikal Rizieq Shihab yang mengembuskan ancaman berapi-api dari apa yang disebut “revolusi moral.”

Namun Jokowi memiliki pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara tegas di pihaknya dengan Panglima Daerah Jakarta Mayjen Dudung Abdurachman mengancam akan membubarkan FPI jika hal itu terus menimbulkan masalah. 

“Jangan pernah melawan TNI,” ujarnya. 

“Ini adalah perintah. Jangan lupakan itu.”

"Saya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan serius," dia memperingatkan dalam pernyataan tanggal 20 November, yang terkuat dalam ingatan dari seorang perwira militer Indonesia melawan radikal Islam. 

“Jangan mencoba mengganggu persatuan dan integritas kita. Jangan merasa seolah-olah Anda mewakili semua Muslim.

"Seorang Muslim yang baik adalah orang yang percaya pada kepedulian dan toleransi untuk semua orang dan segalanya," lanjutnya. 

“Jangan hanya bicara omong kosong tentang api dan neraka. Saya menjadi sangat kesal ketika saya mendengar para  habib mengatakan  hal-hal buruk selama upacara keagamaan. Itu buruk, itu kotor. Sebagai seorang Muslim, saya tidak bisa menerimanya.”

Seorang anggota komunitas etnis Arab-Betawi Jakarta, Shihab adalah seorang kyai  (guru agama) berpendidikan Arab Saudi  , yang juga mengaku sebagai  habib , atau keturunan Nabi Muhammad.

Peristiwa kemungkinan akan memuncak pada 2 Desember, peringatan demonstrasi massa yang diorganisir oleh Gerakan 212 konservatif yang menyebabkan jatuhnya Gubernur Tionghoa-Kristen Jakarta Basuki “Ahok” Purnama, sekutu Widodo, pada tahun 2016.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Indonesia pada 10 November 2020.
Foto: Anton Raharjo / Anadolu Agency via AFP

Polisi telah menolak mengeluarkan izin untuk itu dan semua pertemuan massal lainnya, dengan alasan kekhawatiran atas penyebaran pandemi virus corona, yang sejauh ini telah menewaskan 3.679 orang di Jakarta dan provinsi tetangga Jawa Barat dan Banten, hampir seperempat dari jumlah kematian nasional.

Jawa Barat juga memiliki lebih dari sepertiga dari total 500.000 infeksi di seluruh negeri berpenduduk 270 juta dan telah sering dikunci sebagian selama delapan bulan terakhir untuk menjaga agar virus tetap terkendali.

Abdurachman mengatakan dia telah menginstruksikan untuk merobohkan poster-poster yang mengulang ancaman Shihab tentang "revolusi moral" dan mengatakan dia juga telah memerintahkan peningkatan patroli keliling di sekitar markas FPI di Tanah Abang untuk berjaga-jaga terhadap "insiden yang tidak diinginkan."

“Aku akan membereskan semuanya,” katanya. 

“Tidak akan ada spanduk yang menyerukan rakyat untuk melakukan revolusi. Jangan berpikir bahwa dia (Shihab) mewakili semua Muslim. Tidak semuanya. Ada banyak Muslim lain yang baik.”

Sehari sebelumnya, Tjahjanto membuat pemeriksaan-profil tinggi unit militer di seluruh Jakarta, termasuk Pasukan Indonesia Khusus (Kopassus), yang 1 st  Brigade Marinir dan pasukan khusus angkatan udara (Paskhas), di mana ia menekankan pentingnya persatuan nasional.

Jakarta juga rumah bagi Cadangan Strategis Angkatan Darat ini (Pangkostrad) 1 st  Divisi, bagian dari pembentukan tempur 35.000-kuat utama tentara reguler, dan brigade infanteri teritorial melekat perintah regional.

Juru bicara TNI Mayor Jenderal Achmad Riyad mengatakan kepada wartawan: “TNI tidak bisa berpuas diri. Inspeksi tersebut merupakan salah satu wujud loyalitas TNI. Kami tidak menyebut nama, tapi kami akan waspada. Beberapa kelompok telah mengangkat masalah identitas (politik).”

Karena perannya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, TNI mendapatkan penghormatan yang jauh lebih besar daripada polisi yang terkenal korup, yang mengambil alih tanggung jawab keamanan dalam negeri dari militer dengan lahirnya demokrasi pada tahun 1998.

Dulu, para jenderal polisi sering dituduh menggunakan FPI sebagai kekuatan siaga untuk memeras pemilik kelab malam, bar, dan tempat hiburan lainnya yang menjadi sasaran penggerebekan preman.

Komentator Indonesia mengatakan keterlibatan TNI dalam situasi saat ini tetap menjadi "area abu-abu". Meskipun ditunjuk sebagai kekuatan pertahanan eksternal, militer selalu mengklaim bahwa tugas dasarnya adalah sebagai "pelindung bangsa."

Panglima Daerah Jakarta Mayjen Dudung Abdurachman mengancam akan membubarkan FPI jika menimbulkan keributan. 
Foto: Twitter

Mantan Gubernur Akademi Militer Indonesia, Abdurachman, 55, hanya dipromosikan ke pos ibu kota yang berharga Juli lalu atas rekomendasi Panglima TNI yang sudah lama menjabat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, seorang loyalis Widodo.

Secara tradisional, kepala daerah Jayakarta adalah satu-satunya di antara 15 komandan daerah yang pengangkatannya harus disetujui secara pribadi oleh presiden, menurut sumber yang mengetahui praktik tersebut.

Abdurachman adalah lulusan akademi militer angkatan 1988, yang anggotanya termasuk Wakil Kepala Staf Angkatan Darat yang baru saja dipromosikan Letnan Jenderal Herman Asaribab, orang asli Papua pertama yang memegang jabatan tinggi tersebut.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa adalah loyalis Jokowi lainnya, menantu Hendropriyono, mantan direktur Badan Intelijen Negara (BIN) dan salah satu dari dua calon Panglima TNI ketika Tjahjanto pensiun tahun depan. 

FPI yang rawan kekerasan adalah ujung tombak koalisi 212 yang mengatakan hanya akan sesuai dengan larangan pertemuan massal jika pemerintah menunda pemilihan kepala daerah secara nasional yang dijadwalkan pada 9 Desember.

Ormas Islam Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah sudah mendesak agar pemilihan gubernur, wali kota, dan bupati ditunda karena dikhawatirkan akan menjadi penyebar virus corona.

Warga Indonesia di atas kapal tujuan pulau-pulau terpencil di kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia, pada 29 Juli 2020. Foto: AFP via NurPhoto / Teguh Prihatna

Data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menunjukkan, pemungutan suara di 50 dari 224 kabupaten tempat penyelenggaraan pemilu masuk dalam kategori sangat rawan. 126 pemilih lainnya dianggap menimbulkan ancaman menengah bagi 100 juta pemilih yang memenuhi syarat.

Hanya dua dari sembilan provinsi di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi yang dijadwalkan untuk menyelenggarakan pemilihan gubernur empat tahunan memiliki lebih dari 5.000 kasus Covid-19, menurut data pemerintah.     

Pejabat kesehatan bersiap untuk lonjakan besar kasus setelah lebih dari 50.000 pengikut memadati Bandara Soekarno-Hatta pada 10 Desember untuk menyambut pulang Shihab dari pengasingan tiga tahun di Arab Saudi.

Pernikahan putrinya empat hari kemudian menarik 10.000 orang lagi di pusat kota Jakarta, banyak di antaranya tidak memakai masker atau mengikuti protokol kesehatan lain yang telah berlaku selama berbulan-bulan.

Ratusan pengunjuk rasa dari kelompok radikal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi untuk mendukung ulama Indonesia termasuk Rizieq Shihab di Jakarta, 5 Februari 2017.
Foto: Adek Berry / AFP

Kapolres Jakarta dan Jawa Barat sama-sama dipecat karena tidak menegakkan protokol dan penggantinya akan memahami nasib serupa yang menanti mereka jika mereka gagal bertindak secara paksa atas tindakan penahanan virus.

Pembicaraan Shihab tentang “revolusi moral” melawan pemerintah adalah ironis mengingat fakta bahwa ketika dia melarikan diri dari Indonesia pada pertengahan 2017, itu untuk menghindari penuntutan karena diduga terlibat dalam teks-sexting internet dengan seorang wanita yang bukan istrinya.

Dalam pesan langsungnya kepada ulama hebat itu, Abdurachman mengatakan kepadanya: "Jika Anda benar-benar seorang pemimpin agama, maka Anda harus memiliki pikiran yang baik dan melakukan perbuatan baik, jika tidak, Anda bukan salah satu."

Baca juga: Ekor Panjang Pangdam Jaya VS FPI hingga Ucapan Kotor

Sumber: asiatimes.com

Editor: andi.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan