HETANEWS.COM

Baru Seumur Jagung, Proyek Lapen Gunakan DD di Desa Gunung Kataran "Hancur Lebur"

Kondisi jalan lapen di Dusun 1 Desa Gunung Kataran yang hancur. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Proyek pembangunan jalan jenis lapen yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD), di Desa Gunung Kataran, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai, masih seumur jagung, tapi sudah  "hancur lebur".

Pantau hetanews.com, Jumat (20/11/2020) lalu, di Dusun 1, Desa Gunung kataran, pembangunan proyek jalan jenis lapen tersebut tampak sudah hancur, terkelupas dan berlubang.

Selain itu, tidak terlihat papan proyek kegiatan. Sehingga terkesan tidak transparan, berapa anggarannya dan jumlah volumenya.

Guna menggali Informasi yang lebih akurat dan berimbang, hetanews.com di hari yang sama, pukul 14.00 WIB, menyambangi kantor desa, namun Kantor Desa Gunung Kataran, terlihat tutup.

Kantor Desa Gunung Kataran, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai.(foto/dmk)

Tutupnya kantor desa di saat jam dinas, juga “menandakan" lemahnya pengawasan terhadap Kepala Desa maupun perangkat desa.

Kemudian, wartawan menyambangi kediaman Marlina, selaku Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa).

Tetapi sayangnya, ketika dikonfirmasi hetanews.com, Ketua BPD tersebut, tidak mengetahui lebih lanjut soal anggaran Dana Desa (DD) dan proyek pembangunan jalan lapen tersebut dengan alasan baru menjabat sebagai Ketua BPD tahun 2020.

"Saya tidak tau Pak, karena saya baru menjadi Ketua BPD, "ungkapnya.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Kepala Desa Gunung Kataran, Sugiono, belum dapat dikonfirmasi terkait anggaran dan jumlah volume proyek lapen itu, serta terkait hancurnya lapen yang masih "seumur jagung".  

Penulis: sarianto. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan