HETANEWS.COM

Curanmor dan Tikam Korbannya, Wanita Ini Ternyata DPO Polisi

Pelaku Juita (tengah), diapit personil Polsek Siantar Martoba. (Foto/Ist)

Siantar, hetanews.com - Juita Leni Anjeli Sihotang (21), warga Jalan Pdt J Wismar Saragih, Gang Gong 2000, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, akhirnya dibekuk unit Reskrim Polsek Siantar Martoba Resort Siantar.

Wanita ini, sebelumnya berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), baik di Polsek Siantar Martoba, maupun di Polres Siantar.

Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud, membenarkan penangkapan Juita.

Ia ditangkap di Jalan Sekata, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara.

"Dia kita tangkap pada hari Kamis (19/11/2020), sekitar jam 6 sore, di rumah kakaknya. Kita tangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / 24 / V / 2020 / SU / STR / Sek Str Martoba, pada tanggal 25 Mei 2020 lalu,"ujarnya, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima hetanews.

Selama ini, keberadaan Juita seakan misterius. Kadang berada di Kota Siantar, kadang entah dimana. Dijelaskan Kapolsek, bahwa pada hari Selasa siang, tanggal 25 Mei lalu, korban Alboni Gultom, mengalami pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Pelaku sebanyak tiga orang. Bahkan mereka tak segan melukai dengan mengeroyok dan menikam korban hingga korban mengalami mata lebam, badan bagian belakang luka, bibir juga luka - luka. Sudah kehilangan sepeda motor, korban juga luka - luka dan bagian wajahnya berdarah.

"Korban kemudian pulang ke rumahnya di Jalan Medan, Simpang Rami, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba. Dia pulang, diantarkan ojek online. Mamaknya, langsung terkejut dan teriak lihat anaknya,"sambung Kapolsek.

Setelah menanyai anaknya, pihak keluarga kemudian membuat laporan pengaduan ke pihak kepolisian. Walaupun seorang wanita, ternyata Juita lebih lincah kabur dan sembunyi, dibandingkan dua teman lelakinya yang berbuat sama, namun telah ditangkap lebih dahulu.

Masih kata Kapolsek, dua teman dari Juita saat ini sedang ditahan, di Lapas Siantar, Jalan Asahan. Keduanya yaitu Willy Simanjuntak (21), warga Jalan Bah Binonom, Kelurahan Sigulang - gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar dan Denny Doefinov Nainggolan alias Pak Guru (44), warga Jalan Toba II, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan.

Karena Juita berkasus di dua laporan polisi, di Polsek Siantar Martoba, ia dikenai pidana sesuai dengan pasal 365 KUHPidana dan di Sat Reskrim Polres Siantar, ia dikenai pidana pencurian dan pemberatan sesuai pasal 363 KUHPidana.

Penulis: ndo. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan