Simalungun, hetanews.com - Surat dakwaan jaksa, Melnita yang dibacakan jaksa, Juna Karo Karo, menyebutkan, 3 terdakwa secara bersama - sama melakukan pencurian.

Ke-3 terdakwa, Ilham Sinaga (19), warga Huta II Nagori Bayu Muslimin, Kecamatan Tapian Dolok, Joevan Saragih Garingging (28), warga jalan Tn. Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba dan terdakwa Charles Sinaga als Janson (42), warga Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, yang disidangkan terpisah.

Ketiganya disidangkan secara online, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Jumat (20/11/2020) dan dipimpin hakim, Hendrawan Nainggolan SH, dibantu panitera, Paringatan Saragih SH.

Disebutkan jaksa, para terdakwa melakukan pencurian, di rumah orangtua saksi, Delfina Siahaan, di Huta I Nagori Mahir Usang, Kecamatan Tapian Dolok. Aksi tersebut dilakukan, pada Minggu, 23 Pebruari 2020 lalu, sekira pukul 02.00 WIB.

Pencurian tersebut dilakukan dengan menggunakan mobil Avanza  yang dirental dari marga Manurung, di warung tuak Boru Butar Butar. Lalu menuju Nagori Nagur Usang, Kabupaten Simalungun.

Terdakwa Ilham Sinaga dan Charles Sinaga, turun dari mobil dan masuk ke rumah korban dengan membuka paksa gembok rumah, menggunakan linggis yang sudah dibawa.

Lalu mengambil  mesin air sanyo, magic com, digital parabola,  tas merah, tabung gas, celengan berbentuk gembok yang berisi uang Rp2 juta dan strika.

 Lalu dari sebuah warung, mengambil kulkas dan tabung gas. Hasil curian dijual kepada marga Manik dan digunakan untuk membayar mobil rental. Dan sisanya, masing - masing terdakwa mendapatkan bagian.

Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta. Para terdakwa, dijerat jaksa melanggar pasal 363 (2) KUH Pidana.

Surat dakwaan jaksa, dibenarkan para terdakwa dan untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, sidang ditunda hingga Selasa (24/11/2020) mendatang.